Bandung (ANTARA) - Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan menemukan seluruh korban yang terseret arus Sungai Ciherang Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, pada hari kedua operasi pencarian, Kamis.
Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana di Bandung, Kamis, mengatakan total korban dalam peristiwa tersebut berjumlah enam orang, dengan rincian empat orang selamat dan dua lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
“Pencarian dilakukan mulai pukul 08.00 WIB dengan menyisir aliran sungai sejauh kurang lebih 3,1 kilometer dari lokasi kejadian hingga Jembatan Rancamulya, dengan membagi tim menjadi dua SRU,” ujarnya.
Menurut dia, operasi pencarian pada hari kedua diawali dengan briefing untuk menyusun rencana serta pembagian tugas di lapangan.
Ia mengatakan pada pukul 10.16 WIB, tim menerima informasi terkait penemuan salah satu korban sekitar 500 meter dari lokasi kejadian.
“Korban berhasil dievakuasi pada pukul 10.26 WIB dalam kondisi meninggal dunia dan selanjutnya dibawa ke RSUD Bedas Nambo,” tambahnya.
Dengan ditemukannya seluruh korban, tim SAR gabungan kemudian melaksanakan debriefing untuk mengevaluasi jalannya operasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja maksimal hingga seluruh korban dapat ditemukan,” ujarnya.
Selanjutnya, operasi SAR terhadap korban terseret arus Sungai Ciherang diusulkan untuk ditutup dan seluruh personel dikembalikan ke satuan masing-masing.
Pewarta: Ilham NugrahaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026