“Jadi, kami dari tim SAR gabungan mengikuti ketentuan itu. Akan ada evaluasi apakah perpanjangan atau bagaimana. Kalau sebelum tujuh hari semua korban sudah ditemukan, bisa dihentikan, tergantung hasil pencarian,” katanya.
Berdasarkan data terakhir pada Kamis (29/1) pukul 18.30 WIB, tim SAR gabungan hingga akhir hari keenam telah mengevakuasi 55 kantong jenazah, sementara sekitar 25 korban lainnya masih dalam pencarian.
Proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat juga terus berlangsung, dengan 41 kantong jenazah telah berhasil dikenali.
Operasi pencarian difokuskan pada sektor-sektor yang dipetakan sebagai wilayah terdampak paling parah, sembari mengantisipasi potensi longsor susulan akibat kondisi tanah yang masih labil dan cuaca ekstrem.
Baca juga: TNI AU distribusikan bantuan bagi korban longsor CisaruaBaca juga: Pemkab Bandung Barat memulai pendataan relokasi korban longsor Cisarua
Baca juga: SAR tambah 2 alat berat cari korban longsor Cisarua
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Basarnas beri vaksin petugas pencari korban longsor Cisarua
Pewarta: Rubby Jovan PrimanandaEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026