Bandung (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandung, Jawa Barat, melakukan identifikasi terhadap kerangka manusia yang ditemukan di bawah jembatan Sungai Citarum antara Baleendah dan Dayeuhkolot.

Kapolsek Baleendah AKP Hendri Noki di Bandung, Kamis, mengatakan kerangka tersebut telah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa lebih lanjut oleh tim Inafis Polresta Bandung.

“Kerangka sudah dibawa untuk diidentifikasi oleh tim Inafis. Ada dugaan dari pihak keluarga yang sudah kehilangan anggotanya sejak 10 April lalu,” katanya.

Ia menyebutkan bahwa proses identifikasi difokuskan pada pencocokan data, termasuk dari pakaian yang masih melekat pada kerangka tersebut.

“Fokus kami saat ini adalah mencocokkan data melalui pakaian terakhir yang melekat pada kerangka tersebut,” ujarnya.

Kerangka manusia itu sebelumnya ditemukan warga di bawah jembatan penghubung Kecamatan Baleendah dan Dayeuhkolot sekitar pukul 13.30 WIB.

Warga yang melintas di atas jembatan mencurigai adanya objek menyerupai tengkorak manusia di antara tumpukan sampah di aliran Sungai Citarum.

Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi bersama tim gabungan melakukan evakuasi dari lokasi yang cukup sulit dijangkau.

“Untuk evakuasi tadi tidak ada kesulitan, meski sedikit tertindih sampah, tim Basarnas berhasil mengangkatnya,” ujar dia.

Kerangka ditemukan dalam kondisi sebagian besar telah menjadi tulang belulang, meski di beberapa bagian masih terdapat sisa jaringan tubuh.

Selain itu, petugas juga menemukan sisa pakaian yang masih melekat pada kerangka, termasuk adanya unsur kawat yang menjadi ciri khusus.

Hingga kini, kepolisian masih mendalami identitas korban serta penyebab kematiannya, termasuk kemungkinan keterkaitan dengan laporan orang hilang yang diterima sebelumnya.



Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026