Garut (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat memasang tenda darurat untuk siswa agar tetap bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar karena bangunan sekolahnya berpotensi bahaya terdampak bencana tanah bergerak di Kecamatan Banjarwangi.
"Kita pasang tenda lorong dapat digunakan untuk 70 orang siswa," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Aah Anwar Saefuloh di Garut, Rabu.
Ia menuturkan, laporan dari Pemerintah Kecamatan Banjarwangi unsur forum komunikasi pimpinan kecamatan sudah selesai dilaksanakan pemasangan tenda di sekolah MI Darul Hikmah pada Selasa (13/1).
Tenda tersebut, kata dia, sebagai tempat sementara untuk menunjang kegiatan belajar mengajar siswa di MI Darul Hikmah, Kampung Cipadung, Desa Bojong, Kecamatan Banjarwangi yang terdampak tanah bergerak.
"Pemasangan tenda darurat untuk kepentingan berjalannya kegiatan belajar mengajar," katanya.
Kepala Polsek Banjarwangi Ipda Ipar Suparlan menambahkan, jajarannya bersama unsur aparatur forum komunikasi pimpinan kecamatan dan BPBD Garut bergerak cepat menindaklanjuti adanya bangunan MI Darul Hikmah yang memprihatinkan karena nyaris roboh akibat bencana tanah bergerak.
Upaya yang dilakukan, kata dia, memasang tenda darurat untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi siswa maupun guru dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.
"Kami hadir bersama Forkopimcam dan BPBD untuk memastikan keselamatan siswa serta mendukung kelancaran proses belajar mengajar," katanya.
