Garut (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Garut membubarkan aksi kelompok orang yang melakukan balapan liar di Wanaraja, kemudian perang sarung dan petasan di Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu dini hari.
Kepala Polsek Wanaraja AKP Abusono mengatakan, jajarannya mendapatkan laporan dari masyarakat adanya balapan liar yang meresahkan dan mengganggu pengguna jalan di Jalan Sawah Lega.
"Setelah menerima laporan, petugas segera menuju lokasi dan berhasil mengamankan sejumlah kendaraan yang diduga akan digunakan untuk balap liar," katanya.
Ia menyampaikan, petugas berhasil menyita lima unit sepeda motor yang digunakan untuk balapan liar dengan tampilan sudah dimodifikasi, dan tidak ada surat-surat resmi kendaraan.
Selain kendaraan, kata dia, juga mengamankan lima pemuda yang berada di lokasi balapan liar untuk dilakukan pemeriksaan dan diberikan peringatan, kemudian diserahkan kepada orang tuanya untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut.
"Kami tertibkan balapan liar karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya serta mengganggu ketertiban umum," katanya.
Tempat lain, jajaran Polsek Tarogong Kidul membubarkan kelompok orang yang melakukan aksi perang sarung di Jalan Proklamasi, dan menyalakan petasan di Jalan Mustofa Kamil.
Kepala Polsek Tarogong Kidul AKP Agus Kustanto mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan masyarakat terkait adanya sekelompok orang yang melakukan perang sarung, bahkan diduga membawa senjata tajam.
"Ketika petugas tiba di lokasi, orang-orang yang terlibat perang sarung langsung melarikan diri meninggalkan tempat kejadian," katanya.
Ia menyampaikan, hasil pengecekan di lapangan menemukan satu unit sepeda motor yang ditinggalkan pemiliknya, kemudian diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Selanjutnya polisi juga menertibkan masyarakat yang menyalakan petasan karena kegiatannya mengganggu kenyamanan dan ketertiban masyarakat umum.
"Kami menindaklanjuti setiap laporan masyarakat, khususnya yang berpotensi mengganggu ketertiban umum," katanya.
