Garut (ANTARA) - Tim Search And Rescue (SAR) melakukan pencarian seorang anak berusia sembilan tahun yang hilang karena hanyut di aliran Sungai Cikandang, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu.
Kepala Polsek Pakenjeng Iptu Muslih Hidayat membenarkan bahwa adanya anak bernama Bagja, seorang pelajar warga Kampung Bolang, Desa Tanjungjaya yang terbawa hanyut saat menyeberang Sungai Cikandang, sekitar pukul 10.00 WIB.
"Sampai saat ini korban belum ditemukan, masih dalam pencarian," kata dia dihubungi melalui telepon seluler di Garut, Minggu petang.
Ia menuturkan peristiwa itu bermula ketika korban hendak menyeberang sungai kemudian terseret arus air sampai akhirnya hilang tenggelam.
Tim gabungan dari unsur Polri, TNI, aparatur pemerintah setempat dan masyarakat, kata dia, langsung melakukan pencarian dengan menyusuri arus sungai, tetapi hingga petang tidak menemukan keberadaan korban.
"Pencarian dilakukan di sekitaran aliran Sungai Cikandang dengan metode manual menyisir pinggir sungai dari awal korban hilang sampai sepanjang 3 km," katanya.
Pihaknya juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut dan Dinas Pemadam Kebakaran untuk menurunkan perahu karet agar memudahkan proses pencarian.
Ia menjelaskan bahwa menjelang malam, pencarian dihentikan dan akan dilanjutkan nantinya dengan melibatkan banyak unsur terkait yang siap disebar untuk mencari korban.
Muslih mengimbau masyarakat untuk selalu mengawasi aktivitas anaknya, terutama saat bermain di sekitaran area bahaya, seperti sungai. Apalagi saat ini musim hujan.
"Tingkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat beraktivitas di sekitar sungai, terlebih pada musim dengan debit air yang meningkat," katanya.
