Indramayu (ANTARA) - Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mencatat kontribusi produksi perikanan daerah itu mencapai 33,99 persen dari total produksi Provinsi Jabar sekitar 1,55 juta ton pada 2025.

“Total produksi perikanan di Indramayu selama periode tersebut tercatat 528.873,80 ton,” kata Kepala Diskanla Kabupaten Indramayu Edi Umaedi dalam keterangannya di Indramayu, Senin.

Ia menjelaskan jumlah tersebut terdiri atas produksi perikanan tangkap sebesar 180.620,58 ton, serta perikanan budidaya 348.253,22 ton.

Menurut dia, secara persentase Indramayu menyumbang 63,01 persen dari total produksi perikanan tangkap di Jabar.

Sementara itu, kata dia, kontribusi terhadap produksi perikanan budidaya di tingkat provinsi mencapai 26,43 persen.

Edi menilai capaian tersebut menunjukkan peran strategis Indramayu, sebagai salah satu sentra perikanan utama di Jabar.

Ia mengatakan hasil itu tidak terlepas dari sinergisitas antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan sektor kelautan dan perikanan.

“Terima kasih atas ikhtiar maksimal dari para pelaku usaha perikanan dan kelautan serta stakeholder terkait. Begitu juga atas kolaborasi pembangunan yang sangat baik dari Pemkab Indramayu,” katanya.

Ia menuturkan kolaborasi yang terbangun selama ini, menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan peningkatan produksi perikanan.

Pemerintah daerah, lanjut dia, akan terus mendorong peningkatan kapasitas produksi baik di sektor tangkap maupun budidaya.

Ia menambahkan sektor perikanan di Kabupaten Indramayu, memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian masyarakat pesisir.

Selain itu, ia menuturkan peningkatan produksi perikanan dinilai penting dalam mendukung ketahanan pangan dan penyediaan pangan bergizi bagi masyarakat Indonesia.

“Capaian tersebut diharapkan dapat dipertahankan dan ditingkatkan, khususnya di Kabupaten Indramayu,” katanya.



Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026