Garut (ANTARA) - Kepolisian Resor Garut menurunkan tim patroli menyusuri tempat keramaian mencegah praktik pungutan liar (pungli) dan premanisme untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di wilayah perkotaan Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin.
Kepala Satuan Samapta Polres Garut AKP Ardiyanto mengatakan, patroli terbuka itu bagian dari komitmen berkelanjutan Polres Garut untuk memberikan rasa aman dan nyaman di pusat keramaian masyarakat saat Ramadhan.
"Melalui patroli dialogis ini, kami ingin memastikan situasi tetap kondusif sekaligus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat," kata Ardiyanto.
Ia menuturkan, sejumlah personel disebar untuk menyusuri sejumlah ruas jalan dan juga pusat keramaian orang seperti pasar tradisional, maupun pasar modern di wilayah perkotaan Garut.
Terutama, lanjut dia, menitikberatkan kawasan yang disinyalir rawan aksi premanisme maupun gangguan yang membuat masyarakat tidak nyaman seperti adanya praktik pungli kepada masyarakat.
"Pencegahan adalah langkah utama agar potensi gangguan keamanan dapat diminimalisir sejak dini," katanya.
Ia menyampaikan, patroli tersebut juga sebagai langkah pencegahan tindak pidana seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, maupun pencurian kendaraan bermotor.
Personel kepolisian yang turun ke lapangan, kata dia, juga melakukan dialog langsung dengan masyarakat memastikan tidak ada gangguan keamanan dan kenyamanan di lingkungannya.
"Petugas mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap segala bentuk tindak kriminalitas serta tidak ragu melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan," katanya.
Ia menambahkan, patroli tersebut akan berkelanjutan, dan siap siaga merespons cepat apabila ada laporan dari masyarakat terkait adanya gangguan keamanan dan ketertiban umum.
"Kami akan meningkatkan intensitas patroli rutin maupun kegiatan preventif lainnya guna menciptakan rasa aman yang berkelanjutan," katanya.
Pewarta: Feri PurnamaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026