Garut (ANTARA) - Tim Search And Rescue (SAR) gabungan menemukan seorang anak dalam kondisi meninggal dunia yang sebelumnya sempat hilang tenggelam karena terbawa arus Sungai Cikandang, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin.
Kepala Polsek Pakenjeng Iptu Muslih Hidayat membenarkan, korban bernama Bagja (9) warga Kampung Bolang, Desa Tanjungjaya yang dilaporkan hanyut, Minggu (1/3) pukul 10.00 WIB, berhasil ditemukan, Senin sekitar pukul 13.30 WIB.
"Alhamdulillah sudah ditemukan oleh tim SAR gabungan sekitar pukul 13.30 WIB," kata Muslih.
Ia menuturkan, jasad korban ditemukan dengan kondisi badan utuh di antara bebatuan sungai yang berjarak sekitar 1,5 Km dari awal titik korban terbawa hanyut arus sungai.
Tim SAR, kata dia, langsung mengevakuasi jasad korban untuk dibawa ke rumah sakit sebelum akhirnya diserahkan ke pihak keluarga korban.
"Titik penemuan korban di Kampung Batu Bentang kurang lebih 1,5 Km dari TKP awal hanyut," katanya.
Muslih menyampaikan, sebelumnya korban bersama teman-temannya bermain sambil mencari belut di sekitar aliran sungai besar di daerah itu Kampung Bolang, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Pakenjeng.
Namun ketika korban hendak menyeberang sungai bersama dua kawannya, kata dia, arus sungai yang tadinya kecil tiba-tiba menjadi besar dan menghanyutkan mereka, beruntung dua temannya berhasil ke pinggir sungai, sedangkan korban terus terseret arus sungai.
"Korban terseret arus, sedangkan temannya selamat," kata Muslih.
Adanya insiden itu, masyarakat melaporkan ke pihak kepolisian, dan tidak lama sejumlah personel kepolisian, TNI, aparatur pemerintah setempat, dan masyarakat melakukan pencarian dengan menyusuri sungai, sampai akhirnya korban ditemukan hari berikutnya.
Pewarta: Feri PurnamaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026