Bandung (ANTARA) - Universitas Teknologi Bandung (UTB) mengukuhkan komitmen mencetak sumber daya manusia (SDM) berdaya saing global, melalui penyelenggaraan wisuda ke-25 lulusan yang diwarnai dengan terungkapnya capaian penting civitas academica bidang kecerdasan buatan (AI) hingga inovasi lingkungan.

Rektor UTB Muchammad Naseer menyatakan bangga atas iklim prestasi kampus yang sukses mendorong mahasiswa menembus level internasional, salah satunya keberhasilan meretas celah keamanan aplikasi AI terkemuka dunia, Claude dari Anthropic.

"Mahasiswa kami atas nama Arga Reksapati berhasil membobol celah keamanan Claude dan mendapat apresiasi 3.700 dolar AS serta diliput media Swedia. Arga yang saat ini masih duduk di semester empat merupakan penerima beasiswa KIP Kuliah dari kalangan kurang mampu. Prestasinya ini langsung kami titipkan kepada Pak Gita Wirjawan agar mendapat peluang melanjutkan studi ke kampus top dunia," ujarnya selepas acara Wisuda Ke-25 UTB di Harris Hotel & Convention Festival Citylink Bandung, Jabar, Kamis (4/6).

Ia menjelaskan UTB terus memperkuat pembangunan tiga ekosistem utama, yakni ekosistem prestasi, siap kerja, dan kepemimpinan kreatif yang hasilnya berupa serapan lulusan ke luar negeri mengalami tren positif dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga: UPI beri penghargaan tiga guru berprestasi di Hardiknas 2026

Mantan Menteri Perdagangan sekaligus Visiting Scholar Stanford University Gita Irawan Wirjawan yang hadir dalam acara itu sebagai pembicara kunci mengapresiasi pola pikir adaptif ditunjukkan talenta muda UTB dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global.

"Saya menitipkan tiga kata untuk UTB, keterbukaan, fleksibilitas, dan internasionalis. Talenta muda Indonesia kini memiliki pola pikir berbeda, mereka mampu membidik pasar internasional demi memperluas opsi pemberdayaan ke depan," katanya.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Lukman mengingatkan para wisudawan untuk menguasai tiga modal utama di era disrupsi teknologi, yakni penguasaan teknologi, kecakapan bahasa global, dan penguatan nilai budaya Indonesia.

"Di tengah tantangan 220.000 lulusan baru di Jawa Barat dan Banten, lulusan UTB harus berdaya saing dan optimistis. Jika belum mendapatkan pekerjaan, jadilah entrepreneur yang menciptakan lapangan kerja. Potensi Indonesia luar biasa, tinggal bagaimana kita memberikan repackaging dan sentuhan teknologi," katanya.

Rektor UTB Muchammad Naseer dan jajaran memberikan keterangan selepas wisuda ke-25 Universitas Teknologi Bandung (UTB) di Harris Hotel & Convention Festival Citylink Bandung, Kamis (4/6/2025). ANTARA/Ricky Prayoga

Semangat inovasi teknologi di kampus UTB tersebut, dibuktikan oleh Syukrillah, S.Kom., wisudawan Teknik Informatika peraih predikat skripsi terbaik melalui model AI pemilah sampah bertajuk "Studi Eksperimental Arsitektur Model Yolo Untuk Deteksi Sampah Berbasis Set-Top Box di Universitas Teknologi Bandung". Karya Syukrillah kini telah diimplementasikan di UTB sebagai uji coba.

"Eksperimen selama dua bulan ini menggunakan teknologi computer vision untuk memilah 10 jenis sampah secara spesifik. Berangkat dari data bahwa 64 persen sampah di Indonesia belum terpilah pada 2024, saya berharap simulasi di kampus ini bisa diimplementasikan secara luas di berbagai wilayah Indonesia," kata pemuda berusia 24 tahun yang lulus dengan IPK 3,4 tersebut.

Pada prosesi wisuda kali ini, UTB melantik total 115 wisudawan terdiri atas 48 lulusan Teknik Industri, 52 lulusan Teknik Informatika, 13 lulusan Desain Komunikasi Visual, dan 2 lulusan Bisnis Digital.

Dalam prosesi wisuda UTB kali ini, skripsi penelitian terbaik untuk program Teknik Industri diberikan pada Shandy Apriandi Kusmana, S.T., Gina Ginayanti, S.T., dan Seyhan Agung F, S.T.. Predikat skripsi terbaik Teknik Informatika diberikan pada Mohammad Reihan Zakya Alawi, S.Kom., Syukrillah, S.Kom., dan Aqil Muhammad Fachrezi, S.Kom.. Skripsi terbaik program Desain Komunikasi Visual diberikan pada Siti Nur Alifa, S.Ds., Fanisa Tiara Anggita, S.Ds., dan Arny Rongko', S.Ds..

Predikat wisudawan terbaik Wisuda ke-25 UTB diraih oleh Rizky Pratama (Teknik Industri), Ryan Rizaldy (Teknik Informatika), dan Muhammad Yusril Yasir (Desain Komunikasi Visual) yang dinilai dari aspek akademis, organisasi, kualitas tugas akhir, hingga etika selama masa studi. Lulusan termuda Gilang Widyaputra (21) dan lulusan tertua Ardi Ginanjar (42).

Baca juga: Unpad nonaktifkan dosen terkait dugaan kekerasan seksual


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: UTB kukuhkan komitmen cetak SDM berdaya saing global

Pewarta: Ricky Prayoga
Uploader : Isyati Putri

COPYRIGHT © ANTARA 2026