Bandung (ANTARA) - Imah Seni Parahyangan akan menggelar Pergelaran Seni Tradisi Jawa Barat bertajuk “Wanda Sunda” pada 17 Januari 2026 di El Hotel Bandung pukul 18.00-21.30 WIB bertempat di ballroom Amartapura.
Pergelaran ini menjadi sebuah perjalanan budaya yang mengajak penonton menyusuri kekayaan seni dan nilai-nilai luhur Tatar Parahyangan, kata Ketua Penyelenggara Pergelaran Seni Parahyangan Wanda Sunda, Rita Ratna Sumirat di Bandung, Senin.
Dikatakan, Wanda Sunda merupakan persembahan seni tradisi yang menghadirkan ragam ekspresi budaya Sunda melalui pertunjukan tari, musik, dan unsur seni tradisional lainnya. Setiap sajian dirancang untuk merepresentasikan karakter, filosofi, serta kearifan lokal yang tumbuh dan berkembang di masyarakat Parahyangan.
Imah Seni Parahyangan sendiri merupakan ruang berkumpulnya para pegiat, seniman, dan masyarakat yang memiliki kepedulian serta kecintaan terhadap seni di Tatar Parahyangan, Jawa Barat. Imah Seni Parahyangan ini menjadi wadah kolaborasi, apresiasi, dan pelestarian seni tradisi, sekaligus ruang dialog budaya lintas generasi, kata dia.
Sementara itu, Mery Indria Sari, Sekretaris Imah Seni Parahyangan, menambahkan melalui pergelaran tersebut, Imah Seni Parahyangan menegaskan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan seni tradisi Jawa Barat agar tetap hidup dan relevan di tengah dinamika zaman.
Pergelaran ini diharapkan tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga sarana edukasi budaya, khususnya bagi generasi muda.
Selain menampilkan karya-karya seni tradisi, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi para pelaku seni dan masyarakat luas yang memiliki kepedulian terhadap budaya lokal. Kolaborasi yang terbangun diharapkan mampu memperkuat ekosistem seni dan budaya di Jawa Barat.
Dengan semangat pelestarian dan penguatan identitas budaya lokal, Pergelaran Seni Tradisi Jawa Barat “Wanda Sunda” diharapkan dapat memberikan pengalaman artistik sekaligus pemahaman mendalam tentang kekayaan budaya Tatar Parahyangan kepada publik, kata dia.
