Kota Bandung (ANTARA) - Perum Bulog Cabang Bandung, Jawa Barat, menjamin stok beras sebanyak 30 ribu ton dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di Bandung Raya hingga enam bulan ke depan.
Pimpinan Bulog Cabang Bandung Ashville Nusa Panata mengatakan stok yang ada merupakan hasil serapan gabah petani pada awal tahun sehingga dipastikan stok aman hingga akhir tahun.
“Untuk di Bandung Raya kita relatif cukup, bahkan bisa dibilang sangat cukup. Untuk Bandung Raya sendiri, mungkin stoknya ada sekitar 30 ribu ton,” kata Ashville kepada ANTARA di Bandung, Senin.
Ashville mengaku, pihaknya akan terus mendistribusikan stok beras ke masyarakat dengan menggandeng Pemerintah Kota Bandung untuk melakukan operasi pasar beras.
"Kemarin ada bantuan sosial pangan, dan sekarang kita tetap masif menyalurkan beras ke ritel-ritel maupun ke pasar tradisional. Relatif sampai enam bulan ke depan, stok kita masih lebih dari cukup.," kata dia.
Lebih lanjut, kata Ashville, pihaknya terus memperluas pendistribusian beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari mulai pasar tradisional hingga modern yang tersebar di Kota Bandung.
"Stok SPHP termasuk dalam total 30 ribu ton tadi. Penyalurannya cukup masif karena permintaan SPHP juga tinggi. Dalam seminggu, kita bisa menyalurkan sekitar 800 sampai 1.000 ton," katanya.
