Bulog Jabar Salurkan Bantuan P (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Barat telah menyalurkan bantuan pangan tahap II yang telah digulirkan sejak 30 Oktober 2025 kepada 3,3 juta penduduk dengan setiap penerima memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Jawa Barat, Nurman Susilo mengungkapkan program bantuan ini merupakan instrumen pemerintah sehingga dapat menjaga stabilitas harga beras di tingkat konsumen.
“Sehingga masyarakat Jawa Barat tidak perlu khawatir terhadap potensi kelangkaan beras karena sangat mencukupi kebutuhan masyarakat hingga memasuki masa panen raya di tahun depan,” kata Nurman di Bandung, Kamis.
Nurman mengungkapkan hingga November 2025, Bulog telah menyalurkan beras untuk bantuan pangan sebesar 66.850 ton, ditambah penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 59.585 ton.
“Total beras yang digelontorkan mencapai 126.435 ton, atau setara 37,80 persen dari konsumsi beras rata-rata bulanan masyarakat Jawa Barat,” katanya.
Ia berharap dengan bantuan pangan ini dapat memberikan efek pengganda dalam menjaga stabilitas harga beras menjelang akhir tahun.
“Intervensi dari sisi permintaan melalui bantuan pangan dan intervensi dari sisi pasokan melalui SPHP diharapkan mampu membantu menjaga inflasi pangan pada tingkat yang diharapkan pemerintah,” kata Nurman.
Selain itu, Nurman menyampaikan bahwa beras Bulog Jawa Barat dalam kondisi sangat aman untuk kebutuhan masyarakat hingga memasuki masa panen raya tahun depan.
