Ia menambahkan, selain gerakan tersebut ada upaya lainnya yakni tim kesehatan melakukan penangan medis dengan cepat terhadap pasien, kemudian menyediakan peralatan yang memadai.
"Upaya kuratif, penanganan kasus, termasuk penyediaan obat-obatan dan bahan medis habis pakai (BMHP) lainnya," katanya.
Ia mengimbau masyarakat untuk menanggapi serius masalah wabah DBD yang bisa menyerang siapa saja, sehingga perlu dilakukan kewaspadaan dengan melakukan langkah antisipasi.
Jika menderita sakit, kata dia, maka masyarakat secepatnya untuk memeriksakan diri ke dokter di fasyankes seperti puskesmas maupun klinik terdekat agar dapat cepat ditangani penyakitnya.
"Masyarakat harus peduli pada lingkungan untuk menekan kasus agar jentik nyamuk tidak tumbuh dewasa," katanya.
Baca juga: Buntut adanya wisatawan tewas, wisata Situ Salawe di Garut ditutup
Baca juga: Kementerian PKP menyiapkan pembangunan 2.500 rumah di Garut
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dinkes Garut gencar kampanyekan gerakan PSN cegah DBD
