Bandung (ANTARA) - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung menyatakan siap memfasilitasi karyawan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) yang terdampak penutupan sementara, dengan menyalurkan mereka melalui program magang sesuai bidang kerja masing-masing.
“Disnaker siap, artinya siap memfasilitasi para pekerja Bandung Zoo yang saat ini tengah mengalami penutupan sementara,” kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, Andri Darusman, di Bandung, Jumat.
Baca juga: Terdakwa korupsi Bandung Zoo cabut gugatan pada Wali Kota Bandung
Baca juga: Wali Kota Bandung Farhan digugat terdakwa korupsi Bandung Zoo
Ia menjelaskan, meski kebun binatang ditutup sementara, karyawan tetap diarahkan untuk bekerja sesuai bidang sebelumnya. Misalnya, bagi yang berasal dari bidang ritel akan diarahkan kembali ke bidang tersebut melalui mekanisme magang.
“Semua ini kami lakukan agar karyawan Bandung Zoo tidak akan terdampak pada penutupan selama sementara waktu ini,” ujarnya.
Andri menambahkan, pihaknya masih menunggu arahan dari Sekretaris Daerah terkait teknis penganggaran program tersebut.
Sementara itu, Kebun Binatang Bandung saat ini ditutup setelah ditetapkan sebagai barang bukti perkara dugaan korupsi yang tengah disidangkan dengan terdakwa di antaranya R. Bisma Bratakoesoema dan Sri Devi, serta mantan Sekda Kota Bandung Yossi Irianto pada berkas perkara berbeda.
Aset Bandung Zoo kini dititipkan ke Pemerintah Kota Bandung selaku pemilik lahan.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Bandung juga menjalin kerja sama dengan Kebun Binatang Ragunan Jakarta dan Kebun Binatang Surabaya (KBS) untuk mendukung pengelolaan kesejahteraan satwa di Bandung Zoo.
“Kita akan bekerja sama dengan Ragunan dan juga dengan Kebun Binatang Surabaya, khususnya untuk pengelolaan kesejahteraan satwa,” kata Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.
