Garut (ANTARA) - Kepolisian Resor Garut menyampaikan jalur Banjarwangi di Kabupaten Garut, Jawa Barat yang sebelumnya tertutup longsor kembali dapat dilintasi kendaraan dari kedua arah setelah petugas gabungan membersihkan material yang menutup badan jalan, Senin.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut Iptu Aang Andi Suhandi mengatakan sudah mengecek langsung kondisi jalur di Banjarwangi yang tertutup longsor pada Minggu (3/8) malam, dan pada Senin siang kendaraan dari kedua arah sudah bisa melintasi jalur itu.
"Sudah bisa dilintasi dari kedua arah," kata Aang saat dihubungi melalui telepon seluler.
Kepala Polsek Banjarwangi Ipda Ipar Suparlan menambahkan, peristiwa tanah longsor yang menutup badan jalan itu terjadi sekitar pukul 21.30 WIB, dengan panjang longsoran yang menutup badan jalan sepanjang 10 meter dengan ketinggian material mencapai 5 meter.
Material longsoran yang cukup tinggi menutup badan jalan di Kampung Lawang Angin itu, kata dia, menyebabkan kendaraan dari kedua arah tidak bisa melintasi daerah tersebut.
"Longsor menutup total badan jalan, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas," katanya.
Ia menyampaikan kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, hanya mengganggu arus lalu lintas, dan mengancam keselamatan pengguna jalan apalagi saat malam hari yang terbatas penerangannya.
