Cirebon (ANTARA) - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) meminta pemerintah daerah (pemda), termasuk di Kota Cirebon, Jawa Barat, untuk menerapkan Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila dari jenjang usia dini hingga menengah.
Sekretaris Utama BPIP Tonny Agung Arifianto di Cirebon, Kamis, mengatakan buku tersebut telah rampung disusun sejak tahun 2022 melalui kerja sama antara BPIP dan kementerian terkait.
“BPIP sudah menghasilkan buku itu. Sekarang tinggal implementasi di lapangan, yang membutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk pemda,” katanya.
Ia menyebutkan proses penerapan BTU Pendidikan Pancasila di sekolah masih belum berjalan optimal, sehingga diperlukan dorongan bersama agar bahan ajar tersebut dapat digunakan secara menyeluruh.
Tonny menjelaskan buku ini dirancang dengan pendekatan berbeda, dimana hanya 30 persen memuat aspek kognitif atau teori, sedangkan 70 persen sisanya fokus pada aspek afektif dan psikomotorik.
Ia menuturkan BPIP telah menyusun 24 buku terdiri atas 12 buku untuk siswa dan 12 buku pendamping bagi guru.
“Untuk pendidikan tinggi kewenangannya di masing-masing perguruan tinggi. Sekarang kami fokus pada jenjang usia dini sampai menengah,” katanya.
