Indramayu (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Cabang Indramayu, Jawa Barat, memastikan seluruh beras bantuan pangan yang akan disalurkan kepada 209.619 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah kerjanya dalam kondisi layak konsumsi.
Pimpinan Cabang Bulog Indramayu Sri Wahyuni mengatakan uji kualitas terhadap beras bantuan dilakukan secara terbuka dengan melibatkan sejumlah pihak sebelum proses distribusi dilakukan.
“Pengecekan dilakukan mulai dari kualitas stok beras, kemasan, berat timbangan, hingga uji tanak. Hasilnya, beras dalam kondisi baik dan layak dikonsumsi,” kata Sri Wahyuni di Indramayu, Selasa.
Ia menjelaskan beras yang diuji merupakan alokasi bantuan pangan dari pemerintah untuk bulan Juni dan Juli 2025. Nantinya setiap KPM di Indramayu menerima 20 kg beras secara gratis dalam satu kali penyaluran.
Sri memastikan Bulog Indramayu akan terus mengawasi proses distribusi, agar berjalan lancar dan bantuan diterima tepat waktu oleh masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu Heru Purwanto menyatakan pihaknya selalu hadir untuk memastikan kualitas beras bantuan yang disalurkan sesuai ketentuan.
Ia menuturkan masyarakat dapat melapor jika mendapati beras bantuan dalam kondisi rusak atau tidak layak, dan akan dilakukan penggantian maksimal dalam waktu 2x24 jam.
“Untuk pengecekan sekarang, hasilnya menunjukkan beras dalam kondisi baik, timbangannya sesuai, dan kemungkinan besar ini adalah beras baru,” kata Heru.
Menurut dia, penyaluran tahap pertama dimulai dari Kecamatan Sindang dan ditargetkan selesai secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Indramayu sebelum akhir Juli 2025.
Ia berharap program bantuan pangan tersebut berjalan lancar, serta mampu membantu pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat penerima manfaat.
“Karena bantuan ini mencakup dua bulan, maka seluruh distribusi ditargetkan tuntas bulan ini,” ucap dia.
