Jakarta (ANTARA) - Beberapa peristiwa humaniora terjadi di Tanah Air di sepanjang hari Selasa (6/1), diantaranya, ratusan rektor kampus teken kontrak kinerja guna wujudkan kampus berdampak hingga Kemenkes targetkan jangkau 46 persen penduduk Indonesia pada CKG 2026
Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca.
Ratusan rektor kampus teken kontrak kinerja, wujudkan kampus berdampak
Ratusan pimpinan dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) menandatangani Kontrak Kinerja Perguruan Tinggi Berdampak Tahun 2026 dalam rangka menyatukan arah pengelolaan perguruan tinggi yang sejalan dengan visi menuju Indonesia Emas 2045.
Penandatanganan kontrak dilakukan pada Senin (5/1) dan disaksikan langsung oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto.
"Kita punya peran masing-masing untuk berjuang lebih keras lagi dalam melahirkan terobosan baru, membangkitkan industri maju, dan melakukan hilirisasi penelitian. Dengan kebersamaan, kita bisa membentuk satu orkestra nasional yang saling mengisi dan berdampak nyata bagi masyarakat," kata Mendiktisaintek Brian Yuliarto melalui keterangan di Jakarta, Selasa.
Selengkapnya baca di sini
MUI kritisi pasal di KUHP soal nikah siri dan poligami
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengapresiasi langkah pemerintah atas diundangkannya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru, namun terdapat sejumlah catatan kritis utamanya perihal nikah siri dan poligami dapat dipidana.
Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh mengatakan KUHP yang baru mengatur larangan perkawinan terhadap seseorang yang ada penghalang yang sah, seperti menikahi orang perempuan yang sudah berada di dalam ikatan perkawinan.
“Kalau poliandri, dalam arti istri yang masih terikat perkawinan, jika kawin dengan laki-laki lain ini bisa dipidana, karena diketahui ada penghalang yang sah. Namun, itu tidak bagi poligami," kata Niam di Jakarta, Selasa.
Selengkapnya baca di sini
Basarnas kerahkan 70 personel cari pendaki hilang di Gunung Slamet
Basarnas Semarang, Jawa Tengah, kembali mengerahkan sekitar 70 anggota dan relawan untuk melanjutkan pencarian seorang pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan (18) yang dikabarkan hilang di Gunung Slamet sejak Jumat (27/12).
Staf Basarnas Semarang Handika Hengki saat dihubungi ANTARA dari Pekalongan, Selasa, mengatakan semula ada sekitar 120 orang yang ingin mengikuti pencarian korban ke Gunung Slamet, tetapi dengan mempertimbangkan segala konsekuensi akhirnya diputuskan 70 orang yang terbagi menjadi empat tim.
"Ya, saat ini kami bersama sukarelawan melanjutkan pencarian yang dimulai dari basecamp (titik kumpul) pada pukul 07.00 WIB. Saat ini diperkirakan tim pencari dan penyelamat ini sudah sampai di pos pertama jalur pendakian," katanya.
Selengkapnya baca di sini
BPBD: Pergerakan tanah terus terjadi di area sinkhole Limapuluh Kota
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), menyebut hingga saat ini pergerakan tanah terus terjadi di lokasi fenomena sinkhole di Nagari Situjua Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari.
Pewarta: Hana Dewi Kinarina KabanEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026