"Jadi aku minta Bapak-Ibu tolong bantuin cari itu dokter-dokter umum. Beasiswa aku kasih, tapi cari kalau bisa putra-putri daerah," ucapnya.
Yang selanjutnya, kata Budi, adalah akselerasi pengentasan dan pemutusan penyebaran penyakit Tuberkulosis (TBC) di Indonesia agar bisa turun 50 persen.
"Terus kita bicara sedikit mengenai program melengkapi alat-alat kesehatan di 10.000 Puskesmas dan 514 rumah sakit kabupaten dan kota. Dan juga optimalisasi koperasi desa/kelurahan merah putih yang di dalamnya ada unit usaha apotek dan klinik desa," tuturnya menambahkan.
Retret Kepala Daerah Gelombang II di kampus IPDN mulai Senin (23/6) hingga Kamis (26/6).
Retret ini diikuti oleh 86 kepala daerah yang terdiri dari 2 gubernur, 3 wakil gubernur, 38 bupati, 37 wakil bupati, 3 wali kota dan 3 wakil wali kota.
Sementara itu, sembilan kepala daerah dan wakil kepala daerah tidak hadir dengan alasan karena sakit (6 orang) dan izin kedukaan (1 orang).
Selama 4 hari retret ini, kepala daerah diberikan enam jenis materi yang terdiri atas Ketahanan Nasional dan Wawasan Kebangsaan; Astacita; Program Kementerian dan Lembaga; Tugas dan Fungsi Kepala Daerah; Kepemimpinan dan Komunikasi Politik; serta Team Building dengan narasumber kepala dari 31 kementerian/lembaga.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menkes di Retret IPDN: Penting daerah implementasi program kesehatan
