Pihak berwenang sebelumnya memperkirakan jumlah korban tewas mencapai 50 orang.
Kapal tersebut mengangkut penumpang dari pelabuhan Bolenge di Equateur ke pasar utama di desa Ngbondo.
Di Kongo, transportasi air menjadi angkutan populer karena banyak jalan tidak bisa dilalui.
Kecelakaan itu terjadi beberapa hari setelah lebih dari 50 orang tewas ketika sebuah kapal dengan muatan berlebih terbalik di sungai yang sama.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kapal terbakar di Kongo, 148 penumpang tewas
