Antarajabar.com - Bupati Cianjur, Jabar, Irvan Rivano Muchtar, menargetkan tiga poin dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Cianjur di 2016 sampai 2021.
        
Pembangunan Infrstruktur, Pembangunan Keagamaan dan Pembangunan manusia dari bidang kesehatan, pendidikan dan ekonomi menjadi skala prioritas dalam RPJMD yang disampaikan pada sidang Paripurna di Gedung DPRD Cianjur, Kamis.
        
"Ketiga poin tersebut merupakan perumusan dari program dalam masa kepemimpinan saya. RPJMD sudah selaras dengan visi dan misi untuk membangun Cianjur yang lebih maju dan agamis," katanya.
        
Dia menjelaskan, untuk pembangunan infrstruktur, pemkab menyediakan anggaran sampai setengah dari APBD 2017, untuk menjawab harapan warga Cianjur terkait kondisi jalan yang bagustermasuk rencananya jalan akan dibuat mengunakan beton, tidak lagi aspal.
        
Untuk pembangunan keagamaan, ungkap dia, selaras dengan pembangunn manusia, dimana aspek keagamaan ditanamkan agar warga Cinjur lebih berkarkter dan agamis. Tidak hanya itu, sektor pendidikan menjadi prioritas utama karena rendahnya rata-rata lama sekolah (RLS) hanya 7,06 tahun atau setara SMP kelas 1 harus ditingkatkan.
        
"Minimal harus jadi 9 tahun, dengan sistem jemput bola. Mereka yang putus sekolah diarahkan untuk kembali mengenyam pendidikan, warga lanjut usia yang pendidikannya hanya SD atau SMP akan didorong untuk ikut pendidikan kesetaraan. Sehingga IPM Cianjur meningkat agar tujuan pembangunan tercapai," katanya.
        
Poin penting tersebut akan dijalankan secara bersamaan karena masa kepemimpinan bupati, efektifnya hanya 3,5 tahun, pasalnya ungkap dia, sisanya akan disibukkan dengan pilkada serentak sehingga target tersebut harus berjalan cepat.
        
Sementara Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi, mengatakan, ketiga poin dalam RPJMD dipastikan  sesuai dengan kebutuhan warga saat ini, terutama untuk membangun Cianjur, sehingga perlu didukung dan diawasi agar implementasinya tepat sasaran.
        
Untuk proses perjalanan RPJMD, lanjut dia, akan membutuhkan waktu sekitar satu bulan hingga dapat dijalankan. Bahkan untuk mempercepat program tersebut Paripurna akan dilakukan secara maraton jawaban eksekutif atas pandangan fraksi¿.
        
Setelah dibahas pansus selama sepekan, dilanjutkan penetapan dan dievaluasi pemprop dan Kemendagri, kalau sudah selesai tinggal diterapkan. Kita akan mendukung dan mengawasi jalannya program tersebut,¿ katanya.

    



Pewarta: Ahmad Fikri
: Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026