Cianjur (ANTARA) - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melakukan penyusunan strategi peningkatan mutu pendidikan melalui pemetaan dan verifikasi hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari seluruh SD dan SMP untuk mengetahui pencapaian akademik.
Kepala Disdikpora Cianjur Ruhli Solehudin di Cianjur, Kamis, mengatakan proses pemetaan dilakukan sebagai langkah strategis daerah untuk mengoptimalkan pencapaian akademik, khususnya pada penguatan metode pembelajaran matematika dan literasi.
Berdasarkan data nasional, ungkap dia, nilai rata-rata matematika jenjang SD berada di angka 42,41, sedangkan SMP mencapai 40,34, untuk nilai Bahasa Indonesia tercatat 60,14 untuk SD dan 60,83 untuk SMP.
"Proses rekapitulasi hasil TKA masih berjalan untuk mengetahui nilai rata-rata peserta didik tingkat kabupaten, kami masih melakukan pemetaan dan verifikasi secara keseluruhan, beberapa hari ke depan hasilnya dapat diumumkan," katanya.
Pihaknya optimis pencapaian siswa di Kabupaten Cianjur dapat melampaui rata-rata nasional, dimana hal tersebut berdasarkan pada hasil pemantauan awal yang dilakukan ke sejumlah sekolah.
Pelaksanaan TKA yang baru digelar pertama kali tahun ini memiliki peran penting sebagai alat ukur kemampuan akademik peserta didik, di mana nilai yang diperoleh dapat menjadi dasar evaluasi bagi sekolah dan pemerintah dalam menyusun program peningkatan kualitas pembelajaran.
Sedangkan tingkat partisipasi sekolah di Kabupaten Cianjur dalam pelaksanaan TKA tergolong sangat tinggi, dimana hampir seluruh sekolah dasar dan sekolah menengah pertama turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
“Ini menjadi bahan evaluasi untuk melihat sejauh mana kemampuan akademik siswa dan apa yang perlu diperbaiki dalam proses pembelajaran ke depan, partisipasi sekolah mencapai sekitar 99 persen," katanya.
Total sekolah yang mengikuti TKA tahun 2026, kata dia, sebanyak 499 sekolah negeri dan swasta dengan total peserta sebanyak 29.096 siswa.
Pewarta: Ahmad FikriEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.