Cianjur (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menggencarkan berbagai cara guna menekan volume sampah masuk Tempat Pembuangan Akhir Sampah Mekarsari, Kecamatan Cikalaongkulon, salah satunya memilah sampah dari rumah.

Kepala DLH Cianjur Komarudin di Cianjur, Kamis, mengatakan hingga saat ini volume sampah yang masuk TPAS 450 ton per hari, di mana rata-rata sampah yang dibuang tanpa dipilah terlebih dahulu sehingga sosialisasi pilah sampah dari rumah terus digencarkan.

Bahkan sosialisasi dan edukasi pilah sampah dari rumah dilakukan rutin setiap akhir pekan di sejumlah lokasi kegiatan hari bebas kendaraan atau car free day di Cianjur, di mana warga yang membawa sampah plastik dapat menukar dengan sembako dan barang rumah tangga lainnya.

"Kami juga melakukan edukasi terkait pentingnya bank sampah di masing-masing wilayah yang setiap hari memproduksi sampah rumah tangga cukup tinggi mulai dari wilayah kota Cianjur, Karangtengah, Ciranjang, dan Cipanas," katanya.

Keberadaan bank sampah di masing-masing wilayah dinilai dapat mengurangi jumlah sampah yang masuk ke tempat pembuangan sementara (TPS) sebelum diangkut ke TPAS Mekarsari, karena sebelum dibuang akan kembali dipilah ulang.

Upaya lain dengan beroperasi delapan Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) di mana sistem pengelolaan sampah skala kawasan atau komunal yang berfokus pada pengumpulan, pemilahan, dan pendauran ulang sampah, membuat volume sampah ke TPAS terus menurun.

"Delapan TPS3R di Cianjur rata-rata dapat mengolah sampah 5 sampai 7 ton per hari, sehingga jumlah sampah yang masuk ke TPAS Mekarsari setiap harinya 60 persen sampah organik dan 40 persen anorganik," katanya.

Setiap harinratusan ton sampah masuk TPAS Mekarsari, sebagian besar masih dapat diolah menjadi pupuk organik atau botol plastik yang memiliki nilai ekonomis, namun masih banyak yang membuang tanpa memilah dari rumah.

"Untuk menarik minat warga agar sosialisasi dapat tersampaikan dan dilanjutkan dengan tindakan pemilahan sampah dari rumah, kami memberikan berbagai produk hingga sembako pada masyarakat yang menukarkan sampah plastiknya pada kegiatan CFD," katanya.



Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026