Cianjur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menyiagakan sekitar 35 petugas dan 360 relawan di tingkat desa dan kecamatan, guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang masih melanda sebagian besar wilayah Cianjur.

Sekretaris BPBD Cianjur Asep Sudrajat di Cianjur, Selasa, mengatakan petugas dan relawan melakukan pengawasan dan pelaporan guna memastikan situasi dan kondisi di wilayahnya masing-masing terutama saat hujan deras terjadi pada petang dan malam hari.

Tercatat selama dua hari terakhir, sebagian besar wilayah Cianjur diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi, sehingga harus diwaspadai masyarakat terutama yang tinggal di wilayah rawan bencana alam tepatnya di bantaran sungai dan wilayah perbukitan.

"Berdasarkan informasi BMKG Bandung sebagian besar wilayah Jawa Barat termasuk Cianjur akan dilanda hujan lebat selama beberapa hari ke depan, sehingga kami mengeluarkan surat peringatan dini selama beberapa hari ke depan," katanya.

Petugas dan relawan yang disiagakan diminta untuk mengimbau warga di sejumlah wilayah rawan seperti Kecamatan Mande, Karangtengah, Cibeber, dan Campaka serta sebagian besar wilayah selatan Cianjur, untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan.

Segera mengungsi ketika melihat tanda alam akan terjadi bencana guna menghindari hal yang tidak diinginkan, serta mengaktifkan ronda malam guna memantau situasi karena hujan deras kerap melanda saat malam hingga dini hari.

"Kami berharap tidak ada lagi bencana alam melanda Cianjur, namun kesiapsiagaan dan kewaspadaan tetap harus ditingkatkan, terlebih menghindari jatuhnya korban jiwa saat terjadi bencana," katanya.

Pihaknya berkoordinasi dengan aparat desa, kecamatan, dan dinas terkait guna menyiagakan alat berat untuk penanganan cepat ketika terjadi bencana alam terutama longsor menutup landasan jalan penghubung antar kecamatan di selatan Cianjur.

Serta menurunkan petugas lengkap dengan alat bermesin guna melakukan penanganan berbagai bencana alam mulai dari gergaji mesin, pompa penyedot air, hingga pendistribusian logistik bagi warga yang mengungsi.

"Kami melakukan koordinasi dengan berbagai pihak guna menyiagakan anggotanya serta alat berat ke dinas terkait guna penangan cepat ketika bencana alam longsor menutup landasan jalan ," katanya.



Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026