"Memang di sejumlah pilkada, kami akui suara PPP turun hingga 20 persen. Tapi kita yakin di tiga wilayah basis suara PPP yakni Kota Tasikmalaya, Kota Cimahi dan Kabupaten Bekasi akan tetap menang," kata Dedi Suryadi, disela-sela Muswil Ke-8 DPW PPP Jawa Barat, di Bandung, Selasa.
Menurut dia persoalan internal yang ada di tubuh PPP diakui cukup menggerus kepercayaan publik terhadap PPP dan hal itu terlihat dari menurunnya raihan suara PPP pada sejumlah pilkada di Indonesia khususnya di Jawa Barat.
Untuk memulihkan kembali kepercayaan publik dan menguatkan kembali PPP Jawa Barat, kata dia, DPW PPP Jabar melakukan sejumlah langkah konkret diantaranya melakukan konsolidasi organisasi, konsolidasi wawasan dan konsolidasi kader.
"Jadi salah satu cara untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap PPP ini kita akan bahas secara khusus pada momentum musyawarah wilayah DPW PPP Jabar," kata Dedi.
Ia mengatakan DPW PPP optimistis dapat memenangkan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di wilayah Jawa Barat yang akan digelar pada 2017.
Akan tetapi walaupun masih diterpa persoalan internal di tubuh partai pihaknya menargetkan dapat menyapu bersih tiga pilkada yang akan digelar di Kota Cimahi, Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Bekasi.
"Untuk ketiga wilayah tersebut selama ini merupakan salah satu basis utama PPP di Jawa Barat. Kami optimistis bisa menang kembali di tiga wilayah tersebut," katanya.
Ia menyebut di tiga daerah yang akan menggelar pilkada pada tahun depan tersebut, para kader PPP merupakan kepala daerah petahana seperti di Kota Tasikmalaya Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman dan Dede Sudrajat, dua-duanya adalah kader PPP.
"Kemudian ada Bu Atty Suharti yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Cimahi juga merupakan kader PPP yang pada pilkada sebelumnya juga diusung oleh PPP. Begitu pun dengan wakil bupati Bekasi yang juga diusung oleh PPP," kata dia.
Lebih lanjut ia mengatakan untuk menghadapi pilkada serentak yang akan digelar tahun depan, DPW PPP Jabar saat ini tengah menggodok dan menyiapkan berbagai strategi untuk kembali memenangkan pertarungan.
"Terlebih, diakuinya persaingan pilkada ke depan semakin berat. Apalagi kondisi PPP sendiri boleh dikatakan sedang bermasalah. Tapi untuk pilkada, PPP selalu bisa bekerja sama dan bersatu," kata Dedi.
Pewarta: Ajat SudrajatEditor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026