Bandung (ANTARA) - Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat memastikan infrastruktur dan instrumen pengamanan mudik Lebaran 2026/1447 Hijriah di Jabar dalam kondisi baik dan siap mengakomodir jutaan orang yang bergerak dalam satu periode waktu.
Ketua Komisi IV DPRD Jabar Rizaldy Danar Priambodo di Bandung, Kamis, mengungkapkan hal itu seperti yang terlihat dalam inspeksi mendadak (sidak) pihak legislatif ke Posko Cihuni, Kabupaten Garut beberapa waktu sebelumnya.
Rizaldy mengatakan sidak ini merupakan fungsi pengawasan terhadap kinerja UPTD Pusat Pengelolaan Pendapatan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (PPP LLAJ) Wilayah III Garut Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar dalam melayani arus mudik yang melintasi jalur selatan.
"Dari tinjuan posko pengamanan mudik lebaran itu. Insyaallah, Pemerintah Provinsi, Dinas Perhubungan, dan Polda Jawa Barat sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang," ujar Rizaldy di Bandung, Kamis.
Menurut dia, persiapan tahun ini mencakup kesiapan jalur fisik hingga fasilitas pendukung di posko yang kini telah menyiagakan tim medis khusus untuk melayani pemudik telah dijalankan dengan baik dan siap beroperasi 24 jam, setidaknya di kawasan Cihuni Garut.
Terkait dengan arus mudik untuk di jalur arteri Nagreg yang menghubungkan Bandung dengan Garut dan Tasikmalaya, Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung yang menyebut total jumlah kendaraan mencapai 100,288 unit hingga pukul 19.00 WIB tanggal 18 Maret 2026, meningkat dibanding hari sebelumnya dengan 98,925 kendaraan dalam waktu 24 jam.
Tanggal 18 Maret sendiri memang diprediksi merupakan puncak arus mudik yang melalui arteri Nagreg.
Pada hari Kamis ini sendiri, kepadatan masih terlihat terjadi di jalur arteri Nagreg, terutama setelah turunan curam Cikaledong.
Pewarta: Ricky PrayogaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026