Bandung (ANTARA) - Persaingan di pekan-pekan krusial Indonesia Super League musim 2025/2026 semakin memanas.
Pertandingan pekan ke-33 antara PSM Makassar vs Persib Bandung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pukul 19.00 WIB, menjadi laga hidup-mati yang sangat menentukan peta juara musim ini.
Laga ini memiliki urgensi dan motivasi yang sangat kontras bagi kedua tim, bagi Persib yang kini berada di peringkat satu dengan 75 poin, pertandingan ini wajib dimenangkan demi mempertahankan posisi puncak dari kejaran Borneo FC.
Namun, armada Maung Bandung dipastikan tampil pincang. Pelatih utama Bojan Hodak harus absen mendampingi tim karena akumulasi kartu kuning (ditambah masa berkabung), sehingga kendali taktis beralih ke asisten pelatih, Igor Tolic. Selain itu, dua pilar asing mereka, Federico Barba dan Luciano Guaycochea, juga absen akibat sanksi indisipliner.
Kendati demikian, motivasi mengukir sejarah three-peat atau juara 3 musim beruntun menjadi suntikan mental yang sangat masif bagi para pemain.
Adapun bagi PSM yang kini duduk di peringkat 14 dengan 34 poin, dalam pertandingan ini diprediksi akan tampil tanpa beban (nothing to lose) karena berada di posisi yang relatif aman dari zona degradasi.
Namun, bertindak sebagai tuan rumah di laga kandang terakhir musim ini, Juku Eja tentu enggan kehilangan muka di depan suporternya.
Karakteristik permainan disiplin di lini belakang yang dipimpin oleh Yuran Fernandes serta skema transisi cepat memanfaatkan Alex Tanque diprediksi akan merepotkan pertahanan Persib yang kehilangan Barba di lini belakang.
Prediksi Juara Super League
Dengan menyisakan 2 laga sisa bagi tim kandidat utama, peta persaingan juara Super League 2025/2026 berfokus pada dua kuda pacu:
Di posisi pertama ada Persib Bandung yang telah main 32 kali dengan 75 poin dan unggul secara head to head atas Borneo FC di liga musim ini.
Berikutnya ada Borneo FC yang menempel ketat di posisi kedua liga dengan poin 75 dari 32 kali pertandingan.
Berdasarkan hitung-hitungan kasar, peluang juara Persib sangat besar yakni sekitar 55-60 persen. Di mana Maung Bandung memegang kendali nasib mereka sendiri.
Karena unggul head-to-head atas Borneo FC, Persib hanya perlu menyapu bersih dua laga sisa dengan kemenangan (termasuk melawan PSM) untuk mengunci gelar juara Super League musim ini tanpa perlu memikirkan hasil pertandingan Borneo FC.
Namun, jika Persib tergelincir (seri atau kalah) di markas PSM, dan di saat yang sama Borneo FC berhasil meraih poin penuh atas Persijap Jepara yang main di waktu yang sama, maka posisi puncak akan langsung terkudeta di pekan ke-33 ini.
Laga malam ini adalah ujian mentalitas sesungguhnya bagi Maung Bandung untuk membuktikan kelayakan mereka merengkuh trofi juara tiga kali berturut-turut.
Pewarta: RPG/Jabar AntaranewsEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.