Namun di tengah beragam manfaat tersebut, jalan tol yang dikenal sebagai sebutan jalan bebas hambatan menyimpan bahaya tersendiri bagi pengendara.
Sesuai dengan data Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, hingga September 2024 kasus kecelakaan di jalan tol secara nasional mencapai 1.207 kasus.
Dari jumlah itu sebanyak 527 orang meninggal dunia, 201 luka berat, dan 2.133 luka ringan.
Jadi bisa dikatakan ketika pengendara melintasi jalan tol, sebenarnya itu sangat dekat dengan bahaya. Sebab, ada godaan bagi pengendara untuk menekan pedal gas lebih dalam saat melewati jalan tol. Apalagi saat melewati jalan Tol Cipali yang berkarakteristik jalannya lurus dan Panjang.
Nah, jalan Tol Cipali sepanjang 116 kilometer ini memiliki catatan potensi kerawanan kecelakaan cukup tinggi. Bahkan Kementerian Perhubungan sempat menyebutkan bahwa Tol Cipali termasuk jalan tol dengan tingkat kematian akibat kecelakaan tertinggi di dunia.
Beberapa pengendara saat ditemui di rest area KM 164 menyebutkan bahwa hasrat untuk "ngebut" saat melintasi jalan Tol Cipali memang cukup tinggi. Alasannya, karena kondisi jalan yang lurus dan panjang serta tak banyak jalan berlubang.
Oman, seorang pengemudi travel mengakui bahwa kondisi jalan Tol Cipali memang seakan-akan untuk dilintasi dengan kecepatan tinggi. Atas hal itulah, kesadaran pengemudi perlu ditingkatkan agar mereka dapat mengontrol kecepatan saat melintasi jalan Tol Cipali.
Kolaborasi wujudkan keselamatan di jalan tol
Kampanye keselamatan berkendara terus dilakukan oleh pengelola jalan tol. Pengelola Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Astra Tol Cipali) siap meningkatkan kolaborasi dengan pihak kepolisian serta berbagai pihak lainnya untuk menekan angka kecelakaan dan kampanye keselamatan terhadap pengendara di jalan Tol Trans Jawa.
Operations Management Department Head Astra Tol Cipali Prayogi Setyo Pratomo saat Ngobrol Santai Bareng Astra Tol Cipali, beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa selama ini pihaknya telah berkolaborasi dengan pihak kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada pengguna jalan tol.
Kolaborasi itu dilaksanakan dengan jajaran Polres setempat dan dari PJR, guna meningkatkan pelayanan dan sosialisasi keselamatan di jalan tol.
