• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News jawabarat
Selasa, 27 Januari 2026
Antara News jawabarat
Antara News jawabarat
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Kemarin, penanganan bencana karhutla sampai longsor di Cisarua

      Kemarin, penanganan bencana karhutla sampai longsor di Cisarua

      Selasa, 27 Januari 2026 9:02

      Stabilitas kamtibmas nasional 2025 dalam keadaan kondusif, sebut Kapolri

      Stabilitas kamtibmas nasional 2025 dalam keadaan kondusif, sebut Kapolri

      Senin, 26 Januari 2026 10:53

      Langit RI didominasi cuaca berawan-berawan tebal pada Senin

      Langit RI didominasi cuaca berawan-berawan tebal pada Senin

      Senin, 26 Januari 2026 8:15

      Gempa Jogja hari ini M4,6

      Gempa Jogja hari ini M4,6

      Minggu, 25 Januari 2026 17:31

      Sempat viral, polisi pastikan es gabus aman dan layak konsumsi

      Sempat viral, polisi pastikan es gabus aman dan layak konsumsi

      Minggu, 25 Januari 2026 16:14

  • Jabar Terkini
      • Bandung
      • Lintas Daerah
      PII merekomendasikan tata ulang ruang hunian terkait longsor di Bandung Barat

      PII merekomendasikan tata ulang ruang hunian terkait longsor di Bandung Barat

      Selasa, 27 Januari 2026 9:09

      Prajurit hingga anjing dikerahkan mencari personel TNI AL korban longsor Cisarua

      Prajurit hingga anjing dikerahkan mencari personel TNI AL korban longsor Cisarua

      Selasa, 27 Januari 2026 9:04

      Selasa, BMKG prakirakan Bandung dan mayoritas wilayah berawan-hujan ringan

      Selasa, BMKG prakirakan Bandung dan mayoritas wilayah berawan-hujan ringan

      Selasa, 27 Januari 2026 7:49

      Kementerian PU mengerahkan alat berat untuk penanganan longsor di Cisarua

      Kementerian PU mengerahkan alat berat untuk penanganan longsor di Cisarua

      Selasa, 27 Januari 2026 7:46

      Pemkot Cirebon fokuskan keruk sedimentasi Sungai Sukalila cegah banjir

      Pemkot Cirebon fokuskan keruk sedimentasi Sungai Sukalila cegah banjir

      Senin, 26 Januari 2026 19:12

      DPR imbau publik tingkatkan kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem, termasuk di Jabar

      DPR imbau publik tingkatkan kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem, termasuk di Jabar

      Senin, 26 Januari 2026 16:31

      BNPB imbau warga Jabar waspada hujan lebat dan angin kencang hingga 29 Januari

      BNPB imbau warga Jabar waspada hujan lebat dan angin kencang hingga 29 Januari

      Senin, 26 Januari 2026 16:06

      Menteri LH: Pembangunan PSEL di 4 aglomerasi berpotensi dimulai Maret, termasuk di Jabar

      Menteri LH: Pembangunan PSEL di 4 aglomerasi berpotensi dimulai Maret, termasuk di Jabar

      Senin, 26 Januari 2026 15:24

  • Ekonomi
    • Daftar harga pangan hari ini:  cabai merah Rp32.815, bawang putih Rp37.896 per kg

      Daftar harga pangan hari ini: cabai merah Rp32.815, bawang putih Rp37.896 per kg

      Selasa, 27 Januari 2026 9:06

      Guru Besar Unpad sebut persaingan usaha sehat pacu efisiensi dan inovasi

      Guru Besar Unpad sebut persaingan usaha sehat pacu efisiensi dan inovasi

      Selasa, 27 Januari 2026 7:48

      Selasa ini emas di Pegadaian meroket, UBS menyentuh Rp3,018 juta per gram

      Selasa ini emas di Pegadaian meroket, UBS menyentuh Rp3,018 juta per gram

      Selasa, 27 Januari 2026 6:14

      Pemprov Jabar operasikan rute MJT Bandung-Sumedang bertarif Rp2.000

      Pemprov Jabar operasikan rute MJT Bandung-Sumedang bertarif Rp2.000

      Senin, 26 Januari 2026 20:26

      IHSG hari Senin sore ditutup menguat di tengah antisipasi memanasnya Iran dan AS

      IHSG hari Senin sore ditutup menguat di tengah antisipasi memanasnya Iran dan AS

      Senin, 26 Januari 2026 17:01

  • Internasional
    • Iran ungkap ada unsur asing "membajak" aksi unjuk rasa jadi kerusuhan

      Iran ungkap ada unsur asing "membajak" aksi unjuk rasa jadi kerusuhan

      Jumat, 23 Januari 2026 10:44

      AS resmi keluar dari WHO, tuding salah urus pandemi COVID-19

      AS resmi keluar dari WHO, tuding salah urus pandemi COVID-19

      Jumat, 23 Januari 2026 10:29

      Korban tewas kecelakaan kereta di Spanyol bertambah menjadi 42 orang

      Korban tewas kecelakaan kereta di Spanyol bertambah menjadi 42 orang

      Rabu, 21 Januari 2026 11:16

      Kecelakaan kereta cepat di Spanyol menewaskan 20 orang lebih

      Kecelakaan kereta cepat di Spanyol menewaskan 20 orang lebih

      Senin, 19 Januari 2026 9:50

      Delapan tewas, tiga luka-luka dalam peristiwa penembakan di bar Cape Town

      Delapan tewas, tiga luka-luka dalam peristiwa penembakan di bar Cape Town

      Minggu, 18 Januari 2026 7:22

  • Olahraga
    • Dewa United melanjutkan tren kemenangan, hajar Arema FC 2-0

      Dewa United melanjutkan tren kemenangan, hajar Arema FC 2-0

      Selasa, 27 Januari 2026 6:28

      Liverpool dikabarkan batal lepas Andy Robertson ke Tottenham

      Liverpool dikabarkan batal lepas Andy Robertson ke Tottenham

      Selasa, 27 Januari 2026 6:24

      Persita Tangerang fokus tatap laga menghadapi Persija Jakarta

      Persita Tangerang fokus tatap laga menghadapi Persija Jakarta

      Selasa, 27 Januari 2026 5:57

      Persis Solo mendaratkan Luka Dumancic untuk tambah kekuatan lini belakang

      Persis Solo mendaratkan Luka Dumancic untuk tambah kekuatan lini belakang

      Selasa, 27 Januari 2026 5:56

      Ini fakta DNA Manchester United

      Ini fakta DNA Manchester United

      Selasa, 27 Januari 2026 5:53

  • Lifestyle
      • Kuliner
      • Fashion
      • Hiburan
      • Tekno
      • Ragam
      PII merekomendasikan tata ulang ruang hunian terkait longsor di Bandung Barat

      PII merekomendasikan tata ulang ruang hunian terkait longsor di Bandung Barat

      Selasa, 27 Januari 2026 9:09

      Prajurit hingga anjing dikerahkan mencari personel TNI AL korban longsor Cisarua

      Prajurit hingga anjing dikerahkan mencari personel TNI AL korban longsor Cisarua

      Selasa, 27 Januari 2026 9:04

      Selasa, BMKG prakirakan Bandung dan mayoritas wilayah berawan-hujan ringan

      Selasa, BMKG prakirakan Bandung dan mayoritas wilayah berawan-hujan ringan

      Selasa, 27 Januari 2026 7:49

      Kementerian PU mengerahkan alat berat untuk penanganan longsor di Cisarua

      Kementerian PU mengerahkan alat berat untuk penanganan longsor di Cisarua

      Selasa, 27 Januari 2026 7:46

      Pemkot Cirebon fokuskan keruk sedimentasi Sungai Sukalila cegah banjir

      Pemkot Cirebon fokuskan keruk sedimentasi Sungai Sukalila cegah banjir

      Senin, 26 Januari 2026 19:12

      DPR imbau publik tingkatkan kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem, termasuk di Jabar

      DPR imbau publik tingkatkan kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem, termasuk di Jabar

      Senin, 26 Januari 2026 16:31

      BNPB imbau warga Jabar waspada hujan lebat dan angin kencang hingga 29 Januari

      BNPB imbau warga Jabar waspada hujan lebat dan angin kencang hingga 29 Januari

      Senin, 26 Januari 2026 16:06

      Menteri LH: Pembangunan PSEL di 4 aglomerasi berpotensi dimulai Maret, termasuk di Jabar

      Menteri LH: Pembangunan PSEL di 4 aglomerasi berpotensi dimulai Maret, termasuk di Jabar

      Senin, 26 Januari 2026 15:24

      Resep rempeyek kacang tanah, mau coba?

      Resep rempeyek kacang tanah, mau coba?

      Sabtu, 13 Desember 2025 20:20

      Resep Matcha coffee O strawberry, begini caranya!

      Resep Matcha coffee O strawberry, begini caranya!

      Sabtu, 13 Desember 2025 20:14

      Cari cuankie enak di Bandung?. Ini tempatnya & sila dicoba

      Cari cuankie enak di Bandung?. Ini tempatnya & sila dicoba

      Sabtu, 13 Desember 2025 14:51

      Resep tumis enoki telur rumahan enak dan mudah

      Resep tumis enoki telur rumahan enak dan mudah

      Rabu, 26 November 2025 16:03

      Tren penggunaan pakaian denim diprediksi bergeser

      Tren penggunaan pakaian denim diprediksi bergeser

      Selasa, 13 Januari 2026 11:56

      Sentuhan modern busana tenun sulam Garut di tangan The Rizkianto

      Sentuhan modern busana tenun sulam Garut di tangan The Rizkianto

      Kamis, 30 Oktober 2025 5:14

      Ahli Gizi RSCM: Waktu Sarapan dan Olahraga Pagi Harus Disesuaikan dengan Tujuan

      Ahli Gizi RSCM: Waktu Sarapan dan Olahraga Pagi Harus Disesuaikan dengan Tujuan

      Kamis, 25 September 2025 11:31

      Sanly Liu resmi dinobatkan gelar Miss Universe Indonesia 2025

      Sanly Liu resmi dinobatkan gelar Miss Universe Indonesia 2025

      Selasa, 23 September 2025 1:38

      Di sini lokasi bakal peristirahatan terakhir vokalis Element Lucky Widja

      Di sini lokasi bakal peristirahatan terakhir vokalis Element Lucky Widja

      Senin, 26 Januari 2026 12:46

      Vokalis Element Lucky Widja tutup usia di umur 49 tahun

      Vokalis Element Lucky Widja tutup usia di umur 49 tahun

      Senin, 26 Januari 2026 8:06

      Film 5cm segera sapa penggemar lewat sekuel baru

      Film 5cm segera sapa penggemar lewat sekuel baru

      Jumat, 2 Januari 2026 16:18

      Siapa pencipta lagu Tabola Bale yang viral selama 2025

      Siapa pencipta lagu Tabola Bale yang viral selama 2025

      Sabtu, 13 Desember 2025 20:26

      Oppo Reno15 Series rilis di pasar Indonesia, pasar fitur AI untuk buat konten

      Oppo Reno15 Series rilis di pasar Indonesia, pasar fitur AI untuk buat konten

      Sabtu, 24 Januari 2026 21:05

      Xiaomi resmi hadirkan peningkatan pada Redmi Note 15 Series

      Xiaomi resmi hadirkan peningkatan pada Redmi Note 15 Series

      Kamis, 22 Januari 2026 21:28

      Kapan peluncuran Samsung Galaxy A07 5G dan A37?

      Kapan peluncuran Samsung Galaxy A07 5G dan A37?

      Rabu, 14 Januari 2026 16:46

      Monitor gaming Samsung Odyssey mengusung layar 3D 6K pertama di dunia

      Monitor gaming Samsung Odyssey mengusung layar 3D 6K pertama di dunia

      Kamis, 25 Desember 2025 21:51

      Waspada! Kelelahan mental akibat paparan arus informasi

      Waspada! Kelelahan mental akibat paparan arus informasi

      Selasa, 27 Januari 2026 6:29

      Psikolog mengingatkan empati perlu diimbangi batasan sehat

      Psikolog mengingatkan empati perlu diimbangi batasan sehat

      Selasa, 27 Januari 2026 6:18

      Begini cara mengajarkan puasa pada anak, bertahap dan tanpa tekanan

      Begini cara mengajarkan puasa pada anak, bertahap dan tanpa tekanan

      Senin, 26 Januari 2026 18:03

      Berikut pertanyaan yang sebaiknya tidak dilontarkan pada orang berduka

      Berikut pertanyaan yang sebaiknya tidak dilontarkan pada orang berduka

      Senin, 26 Januari 2026 17:16

  • Otomotif Listrik
    • Aturan insentif mobil listrik diharapkan perhatikan kesiapan industri lokal

      Aturan insentif mobil listrik diharapkan perhatikan kesiapan industri lokal

      Selasa, 27 Januari 2026 7:56

      Sensasi menjajal BYD Yangwang U9, hypercar listrik terkencang dunia

      Sensasi menjajal BYD Yangwang U9, hypercar listrik terkencang dunia

      Rabu, 21 Januari 2026 18:09

      Penjualan kendaraan elektrik meningkat sepanjang tahun 2025

      Penjualan kendaraan elektrik meningkat sepanjang tahun 2025

      Sabtu, 17 Januari 2026 9:01

      Berikut spesifikasi mobil listrik off-road premium Denza B5

      Berikut spesifikasi mobil listrik off-road premium Denza B5

      Kamis, 15 Januari 2026 15:11

      Alasan pasar kendaraan listrik perlu insentif baru

      Alasan pasar kendaraan listrik perlu insentif baru

      Kamis, 15 Januari 2026 12:48

  • Bandung Baheula
    • Peneliti sejarah: Lahan Bandung Zoo bukan milik perorangan

      Peneliti sejarah: Lahan Bandung Zoo bukan milik perorangan

      Senin, 29 Desember 2025 16:17

      Bandung Baheula: Parkir Jalan Braga, problem sejak 1953

      Bandung Baheula: Parkir Jalan Braga, problem sejak 1953

      Jumat, 28 November 2025 14:59

      Bandung Baheula 1958: "Isteri Gubernur" dan isteri Gubernur di kantor polisi

      Bandung Baheula 1958: "Isteri Gubernur" dan isteri Gubernur di kantor polisi

      Rabu, 26 November 2025 13:21

      Bandung Baheula 1922, Kisah Taman Maluku: Peresmian patung Pastor Verbraak yang megah

      Bandung Baheula 1922, Kisah Taman Maluku: Peresmian patung Pastor Verbraak yang megah

      Selasa, 25 November 2025 16:03

      Bandung Baheula 1962: Curi kolor mertua karena ingin dipenjara

      Bandung Baheula 1962: Curi kolor mertua karena ingin dipenjara

      Selasa, 25 November 2025 2:03

  • Foto
    • Pencarian lanjutan korban bencana tanah longsor di Cisarua

      Pencarian lanjutan korban bencana tanah longsor di Cisarua

      Senin, 26 Januari 2026 19:16

      Aksi apel akbar guru honorer di Tasikmalaya

      Aksi apel akbar guru honorer di Tasikmalaya

      Senin, 26 Januari 2026 18:28

      Persib kalahkan PSBS Biak

      Persib kalahkan PSBS Biak

      Minggu, 25 Januari 2026 23:15

      Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia kalahkan Bandung BJB Tandamata

      Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia kalahkan Bandung BJB Tandamata

      Minggu, 25 Januari 2026 23:15

      Persib perkenalkan Layvin Kurzawa

      Persib perkenalkan Layvin Kurzawa

      Minggu, 25 Januari 2026 23:11

  • Video
    • Longsor Cisarua, DVI Polda Jabar terima 39 kantong jenazah

      Longsor Cisarua, DVI Polda Jabar terima 39 kantong jenazah

      Senin, 26 Januari 2026 22:41

      Jumlah korban longsor Cisarua bertambah, Tim SAR gunakan alat berat

      Jumlah korban longsor Cisarua bertambah, Tim SAR gunakan alat berat

      Senin, 26 Januari 2026 17:56

      Bukan alih fungsi lahan, Badan Geologi ungkap penyebab longsor Cisarua

      Bukan alih fungsi lahan, Badan Geologi ungkap penyebab longsor Cisarua

      Senin, 26 Januari 2026 17:47

      Anak-anak korban longsor Cisarua mendapatkan trauma healing

      Anak-anak korban longsor Cisarua mendapatkan trauma healing

      Minggu, 25 Januari 2026 22:25

      Hari ke-2 Longsor Cisarua, Tim SAR temukan total 25 kantong jenazah

      Hari ke-2 Longsor Cisarua, Tim SAR temukan total 25 kantong jenazah

      Minggu, 25 Januari 2026 20:12

Spektrum - Mengubah rupa ekonomi pesisir Cirebon

Oleh Fathnur Rohman Selasa, 13 Agustus 2024 11:32 WIB

Spektrum - Mengubah rupa ekonomi pesisir Cirebon

Pekerja mengeringkan ikan asin di salah satu sentra produksi ikan asin di Cirebon, Jawa Barat. ANTARA/Fathnur Rohman

Cirebon (ANTARA) -

Di Desa Citemu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, terdapat seorang penyair yang tak biasa. Bukan dengan kata-kata ia merangkai makna, melainkan dengan goresan warna.
Dialah Supardan, seorang warga yang sering menuangkan imajinasinya dalam bentuk lukisan. Biasanya objek gambarnya berkaitan dengan keindahan laut dan segala isinya.
Supardan bukanlah maestro seni ataupun pelukis tersohor. Dia hanyalah nelayan sederhana dari Desa Citemu yang saban harinya pergi melaut untuk menangkap ikan supaya dapur di rumahnya tetap mengepul.
Selain berlayar untuk mendulang rezeki, pria ini sering mencari inspirasi di balik birunya samudra.
Ombak laut yang bergulung, ikan-ikan di perairan, hingga terumbu karang selalu dijadikannya sebagai objek lukisan.
Berkat keahlian ini pula, Supardan beberapa kali menerima orderan untuk melukis perahu baru milik nelayan lain. Keterampilannya juga tersalurkan pada dinding sepanjang 100 meter berada di tepian muara desanya.
Pengendara motor yang mengambil dokumentasi foto pada lukisan mural di Kampung Nelayan Citemu, Cirebon, Jawa Barat. ANTARA/Fathnur Rohman
Tembok tersebut menampilkan beberapa mural yang dibuat oleh sejumlah warga, termasuk Supardan.
Adapun proses pembuatan mural ini dilakukan pada 2023. Kala itu Supardan dan belasan warga lain bahu-membahu menggoreskan tinta berwarna-warni untuk mempercantik desanya dengan lukisan bertemakan kelautan.
“Citemu ini adalah kampung nelayan yang berada di pesisir. Jadi tema yang diangkat (pada lukisan mural), tentang kelautan dan kehidupan nelayan,” ujarnya.
Tak hanya itu, wajah para presiden Indonesia dari Soekarno hingga Joko Widodo turut digambarkan di dinding tersebut. Tujuannya sebagai bentuk edukasi sejarah bagi anak-anak di Desa Citemu.
Melalui muralnya, Supardan mencoba mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk lebih peduli terhadap kelestarian di wilayah perairan.
Revitalisasi kampung nelayan
Dulu, kampung nelayan Citemu dikenal kumuh dan jauh dari kesan estetis. Namun, kawasan ini sekarang mengalami metamorfosis yang menakjubkan setelah direvitalisasi.
Bukan hanya Supardan yang terlibat, melainkan hampir sebagian besar warga ikut diberdayakan dalam revitalisasi ini.
Semua bermula saat desa di timur Cirebon ini, terpilih sebagai salah satu daerah yang mendapatkan bantuan penataan kawasan melalui program Kampung Nelayan Maju (Kalaju) dari Kementerian Perikanan dan Kelautan (KKP) pada 2023.
Dengan kucuran dana sebesar Rp600 juta dari program itu, masyarakat Citemu bergotong royong untuk mempersolek wajah kampungnya.
Bangsal nelayan yang semula kusam disulap menjadi tempat pertemuan yang nyaman. Sandaran perahu sepanjang 75 meter juga dibangun untuk mempercantik tepi laut.
Bahkan, sebuah maskot perahu unik dipasang di atas gapura desa untuk dijadikan sebagai simbol baru bagi kampung nelayan ini.
"Dulu, kami hanya bermimpi memiliki kampung nelayan yang bersih dan indah. Berkat program Kalaju, mimpi itu kini menjadi kenyataan," ujar Lukman Nurhakim, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Citemu.
Transformasi Citemu tidak berhenti sampai di situ. Kampung nelayan ini sedang mengembangkan beberapa destinasi wisata yang menarik.
Pembangunan Jondol Bahari di ujung muara, serta pelestarian hutan bakau tengah diupayakan sebagai daya tarik tambahan guna memikat minat wisatawan untuk bertandang ke kampung nelayan.
Selain itu, masyarakat di Desa Citemu sering mengadakan kegiatan sedekah laut atau istilah lokalnya disebut nadran.
Tradisi yang masih lestari ini dijadikan atraksi sekaligus menjadi bentuk ungkapan rasa syukur atas hasil tangkapan ikan yang melimpah setiap tahun.
Pemberdayaan
Revitalisasi kampung nelayan Citemu melalui Kalaju merupakan salah satu program unggulan dari Pemerintah Pusat, khususnya KKP pada tahun lalu.
Program ini digulirkan untuk meningkatkan kehidupan para nelayan dan mendorong kemajuan di sektor perikanan, termasuk Cirebon, karena memiliki potensi yang menjanjikan.
Secara geografis, Kabupaten Cirebon terletak di pesisir utara Jawa Barat dan memiliki garis pantai yang membentang sepanjang 78 km.
Sektor perikanan tangkap dan budi daya di daerah ini menyimpan potensi besar untuk berkembang pesat. Terlebih lagi, laporan terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Cirebon menegaskan peluang tersebut.
Selama tahun 2023, produksi perikanan tangkap di Kabupaten Cirebon tercatat pada angka 38.028,58 ton, meski sedikit menurun dibandingkan tahun 2022 yang mencapai 38.983,11 ton.
Sebaliknya, sektor perikanan budi daya mengalami lonjakan mencolok, dengan produksi pada 2023 sebanyak 42.878,15 ton, meningkat tajam dari capaian 17.714,49 ton di tahun 2022.
Perkembangan positif juga tampak pada sektor ekspor. Sepanjang tahun 2023, Cirebon mencatat 950 kali ekspor produk perikanan yang dikirim ke berbagai negara di Asia Timur, Thailand, Singapura, hingga Amerika Serikat.
Pada dasarnya Cirebon memiliki potensi perikanan yang mengesankan, namun belum bisa digali secara optimal. Oleh sebab itu diperlukan program pemberdayaan yang fokus untuk meningkatkan kapasitas para nelayan.
Di kawasan pesisir Cirebon, sekitar 17 ribu warga menggantungkan hidup dengan berprofesi sebagai nelayan yang sebagian besarnya mengoperasikan kapal berukuran di bawah 10 gross tonnage (GT).
Salah satu langkah pemberdayaan yang signifikan adalah penyelenggaraan program pelatihan. Pada 2023, sebanyak 30 nelayan di Cirebon mengikuti pelatihan intensif tentang perizinan perikanan serta penerapan kesehatan dan keselamatan kerja (K3).
Pelatihan ini bertujuan untuk mengurangi risiko dan meningkatkan keselamatan mereka ketika melaut, mengingat profesi nelayan yang cukup rentan.
Program pemberdayaan tidak hanya berfokus pada pelatihan, tetapi juga pada peningkatan kelembagaan koperasi di desa-desa nelayan.
Tujuh tempat pelelangan ikan (TPI) di Cirebon juga dioperasikan untuk menunjang pengembangan perikanan berkelanjutan sehingga hasil tangkapan nelayan dapat diperdagangkan lebih efisien.
Selain nelayan, program pemberdayaan ini menyasar ke para pengusaha kecil hingga petambak ikan.
Sebagai contoh Kelompok Petambak Jatiwaluyo di Desa Jatimerta, Cirebon, mendapatkan kesempatan untuk menerapkan budi daya ikan bandeng melalui model klaster.
Program ini mengedepankan budi daya ikan bandeng yang ramah lingkungan di Desa Jatimerta. Sejak tahun 2023, kelompok petambak tersebut terlibat dalam program ini.
Ketua Petambak Jatiwaluyo Elang Rohadi menceritakan kelompoknya memperoleh bantuan berupa 250.000 ekor benih ikan bandeng, tiga jenis pakan ikan seberat 25.100 kg, serta 80 sak pupuk untuk menyuburkan tanah tambak.
Dengan dukungan dari Balai Perikanan Budi Daya Air Payau (BPAP) Situbondo, setiap anggota kelompoknya sudah dibekali keterampilan budi daya bandeng berkualitas berdasarkan kaidah kaidah Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB).
Berkat program ini, Kelompok Petambak Jatiwaluyo bisa melakukan panen perdana bandeng dengan bobot lumayan berat yakni berkisar 2--4 kg/ekor.
Sebenarnya, pria asal Cirebon ini sudah berpengalaman dalam budi daya air payau dan menghadapi berbagai tantangan di masa lalu, seperti biaya produksi tinggi untuk benih maupun pakan ikan.
Untuk budi daya bandeng, kelompoknya memerlukan 10 ribu benih dan satu ton pakan per hektare, dengan biaya minimal Rp10 juta.
Salinitas air yang tinggi dan sebaran benih yang tidak merata sering menghambat pertumbuhan ikan dan menurunkan hasil panen.
Namun, setelah mengikuti program dari KKP ini, Rohadi optimistis dapat mengatasi masalah tersebut dan meningkatkan hasil budi daya ikan bandeng.
Sektor perikanan ramah lingkungan
Berjarak sekitar 42 km dari Jatimerta, di Desa Ambulu, Cirebon, terdapat puluhan nelayan yang masih setia menggunakan mesin konversi dari Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG).
Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Rajungan Jaya Ambulu Samsur menuturkan mesin konversi ini, diperoleh nelayan melalui program pemerintah pusat yang dimulai sejak 2016.
Awalnya, setiap KUB di Desa Ambulu dan desa sekitarnya menerima bantuan untuk persediaan gas, dengan alokasi sekitar 800 hingga 1.600 tabung per bulan.
Lambat laun, para nelayan di desa tersebut merasakan manfaat signifikan dari program ini. Sebab, untuk perjalanan melaut dengan jarak lebih dari 17 km biasanya diperlukan empat liter bensin.
Sementara dengan BBG hanya diperlukan satu tabung gas dapat bertahan beberapa hari untuk jarak yang sama.
Program tersebut memang diterapkan untuk meningkatkan perekonomian nelayan dengan mengurangi ongkos melaut. Penggunaan BBG juga dinilai lebih ramah lingkungan daripada pemakaian BBM.
Terkait dengan sektor perikanan ramah lingkungan, sejatinya Pemerintah Kabupaten Cirebon sudah menerapkan skema tersebut.
Skema ini diimplementasikan lewat
program penangkapan ikan ramah lingkungan, dengan menyalurkan bantuan alat tangkap seperti bubu rajungan dan jaring udang (trammel net) kepada nelayan.
Sejak 2019 hingga sekarang, sekitar 25 paket alat tangkap ramah lingkungan sudah diserahkan kepada KUB Nelayan di Kabupaten Cirebon yang terdaftar dalam sistem milik KKP.
Bantuan ini diberikan setelah nelayan mengajukan usulan terkait sarana yang dibutuhkan dengan memperhatikan aspek lingkungan. Jika usulan disetujui, pengadaan alat tangkap ikan ramah lingkungan tersebut akan dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).
pelaksanaan program tersebut bertujuan meningkatkan hasil tangkapan nelayan, mengurangi kerusakan terumbu karang, dan memperbaiki sumber daya perairan.
Selain itu, Pemkab Cirebon meluncurkan program rehabilitasi perairan dengan membangun fish apartment atau rumah ikan untuk menciptakan tempat berkembang biak bagi ikan.
Uji coba pertama dilakukan di kawasan Ender seluas 1 hektare, dengan fish apartment berisi 50 koloni yang terbuat dari polipropilena dan cor beton dengan tinggi 2,5 meter.
Keberadaan fasilitas ini, pada akhirnya bisa memperbaiki kondisi perairan pada kawasan tersebut secara bertahap dan mendukung keanekaragaman biota laut.
Meningkatkan konsumsi ikan
Sementara upaya pelestarian ekosistem sedang berjalan, strategi untuk mendongkrak tingkat konsumsi ikan pun menjadi fokus perhatian.
Data BPS menunjukkan bahwa konsumsi protein ikan di Indonesia kini baru mencapai 62,3 gram per kapita per hari, jauh di bawah negara-negara Asia Tenggara seperti Vietnam yang mencapai 94 gram.
KKP berkomitmen bekerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan angka ini. Misalnya dengan menjalankan kampanye makan ikan berkelanjutan di Cirebon.
Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Budi Sulistiyo menawarkan tiga cara untuk meningkatkan konsumsi ikan yakni mengajak masyarakat menyantap ikan segar, makanan olahan ikan dan mencicipi produk hidrolisat protein ikan.
KKP menekankan pentingnya konsumsi ikan untuk kesehatan, karena ikan kaya akan omega-3 dan vitamin. Kandungan lemak tidak jenuh pada daging ikan juga sangat baik bagi tubuh bila dikonsumsi setiap hari.
Peningkatan konsumsi ikan diharapkan memberikan dampak positif pada ekonomi lokal di Cirebon.
Saat ini terdapat 13,2 juta rumah tangga di Jawa Barat. Jika sebagian besarnya menyisihkan Rp150 ribu per bulan untuk membeli ikan, sirkulasi uang akan mencapai sekitar Rp12 triliun, yang dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan dan pembudi daya ikan.
Kombinasi pemberdayaan nelayan dan pelestarian lingkungan membentuk fondasi kokoh bagi kemajuan sektor perikanan, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dan menciptakan masa depan yang lebih bagi masyarakat pesisir.

Editor: Achmad Zaenal M

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mengubah rupa ekonomi pesisir Cirebon

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • Tampilkan Semua
Editor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Bupati menyebut ada investor berminat mengolah air laut di pesisir Cirebon

Bupati menyebut ada investor berminat mengolah air laut di pesisir Cirebon

25 November 2025 17:16

Nelayan di Cirebon curhat langsung saat kunjungan Wapres

Nelayan di Cirebon curhat langsung saat kunjungan Wapres

23 Oktober 2025 20:29

DKPP Cirebon usulkan tiga lokasi untuk program KNMP

DKPP Cirebon usulkan tiga lokasi untuk program KNMP

22 Oktober 2025 20:15

Sampah di pesisir Kesenden Cirebon mengkhawatirkan

Sampah di pesisir Kesenden Cirebon mengkhawatirkan

16 Maret 2025 20:01

Polres Cirebon gencarkan layanan kesehatan bagi masyarakat pesisir via klinik apung

Polres Cirebon gencarkan layanan kesehatan bagi masyarakat pesisir via klinik apung

15 Februari 2025 19:14

Kabupaten Cirebon andalkan wisata pesisir guna dongkrak kunjungan turis

Kabupaten Cirebon andalkan wisata pesisir guna dongkrak kunjungan turis

25 Januari 2025 14:33

Pelni tanam 2 ribu bibit mangrove di Cirebon

Pelni tanam 2 ribu bibit mangrove di Cirebon

27 Desember 2024 17:44

Kota Cirebon kenalkan wisata bahari lewat Festival Pesisir

Kota Cirebon kenalkan wisata bahari lewat Festival Pesisir

23 Oktober 2024 18:35

Terpopuler

Pemprov Jabar operasikan rute MJT Bandung-Sumedang bertarif Rp2.000

Pemprov Jabar operasikan rute MJT Bandung-Sumedang bertarif Rp2.000

Legislator Jabar mendukung langkah gubernur tertibkan alih fungsi lahan

Legislator Jabar mendukung langkah gubernur tertibkan alih fungsi lahan

Pemkab Tasikmalaya mendukung pembentukan Direktorat PPA dan TPPO

Pemkab Tasikmalaya mendukung pembentukan Direktorat PPA dan TPPO

Gempa Jogja hari ini M4,6

Gempa Jogja hari ini M4,6

Pemkab Cianjur: Pelayanan tetap berjalan meski gelombang pensiun tinggi

Pemkab Cianjur: Pelayanan tetap berjalan meski gelombang pensiun tinggi

Top News

  • Aturan insentif mobil listrik diharapkan perhatikan kesiapan industri lokal

    Aturan insentif mobil listrik diharapkan perhatikan kesiapan industri lokal

    1 jam lalu

  • Selasa, BMKG prakirakan Bandung dan mayoritas wilayah berawan-hujan ringan

    Selasa, BMKG prakirakan Bandung dan mayoritas wilayah berawan-hujan ringan

    1 jam lalu

  • Guru Besar Unpad sebut persaingan usaha sehat pacu efisiensi dan inovasi

    Guru Besar Unpad sebut persaingan usaha sehat pacu efisiensi dan inovasi

    1 jam lalu

  • Kementerian PU mengerahkan alat berat untuk penanganan longsor di Cisarua

    Kementerian PU mengerahkan alat berat untuk penanganan longsor di Cisarua

    1 jam lalu

  • Waspada! Kelelahan mental akibat paparan arus informasi

    Waspada! Kelelahan mental akibat paparan arus informasi

    2 jam lalu

Antara News jawabarat
jabar.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Jabar Terkini
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
notification icon
Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com