"Ya pasti, kartunya sudah ada tetapi baru akan diberikan sebelum keberangkatan mereka di embarkasi masing-masing," kata dia saat ditemui dalam perayaan hari ulang tahun (HUT) ke 217 tahun Keuskupan Agung Jakarta di Katedral Jakarta, Sabtu.
Ia menjelaskan semua jamaah calon haji Indonesia tahun ini wajib memiliki kartu pintar tersebut tanpa terkecuali sesuai ketentuan dari Pemerintah Arab Saudi.
Hal demikian dikarenakan kartu pintar itu berfungsi mengidentifikasi mencatat semua identitas jamaah calon haji atau menjadi semacam visa saat akan melaksanakan haji.
"Dia hadir dengan visa apa, apakah visa haji atau bukan, nah Negara Arab memberikan kebijakan selain visa haji tidak diperbolehkan untuk melakukan ibadah haji," ujarnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Wamenag: Kartu pintar jamaah calon haji dibagikan saat keberangkatan
Pewarta: M. Riezko Bima Elko PrasetyoEditor : Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026