Perkiraan jatuhnya Idul Fitri tersebut sesuai dengan kriteria visibilitas hilal yang telah disetujui oleh para Menteri Agama di Malaysia, Brunei Darussalam, Indonesia, dan Singapura (MABIMS).
"Berdasarkan kriteria MABIMS, telah disepakati hal itu memenuhi kriteria visibilitas hilal, imkanur ru'yat yaitu setinggi hilal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat," kata Wamenag Saiful Rahmat Dasuki di Jakarta, Senin.
Ia menambahkan bahwa pihaknya juga telah berkoordinasi dengan seluruh Satuan Kerja (Satker) Kementerian Agama (Kemenag) RI yang berada di daerah-daerah guna mempersiapkan tempat pelaksanaan shalat Idul Fitri.
Hal itu termasuk menentukan tempat shalat Idul Fitri di sejumlah daerah yang sedang dilanda banjir, sebagai upaya antisipasi di berbagai daerah yang masih mengalami bencana banjir pada 1 Syawal 1445 Hijriah mendatang.
Wamenag Saiful berharap Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah di Indonesia dapat dirayakan pada tanggal yang sama.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Wamenag prediksi Idul Fitri 1445 H jatuh pada 10 April 2024
Pewarta: Sean Filo MuhamadEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026