Bandung (ANTARA) - PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mencatat sebanyak 872.179 pengguna jasa menggunakan moda transportasi kereta api selama masa angkutan Lebaran 2026 yang disebut menegaskan posisi kereta api sebagai pilihan utama pemudik di Jawa Barat.

Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo mengungkapkan selama periode 22 hari masa angkutan Lebaran yang dimulai sejak 11 Maret hingga 1 April 2026, mobilitas masyarakat tercatat sangat tinggi baik untuk arus mudik maupun arus balik.

"KAI Daop 2 Bandung mengucapkan terima kasih kepada 441.610 pelanggan berangkat dan 430.569 pelanggan datang yang telah memilih kereta api selama Angkutan Lebaran 2026, yang menjadi penambah semangat bagi kami," ujar Kuswardojo di Bandung, Jumat.

Kuswardojo menilai tingginya angka penumpang tersebut merupakan bukti nyata kepercayaan masyarakat terhadap aspek keamanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu yang ditawarkan layanan KAI.

Guna menjamin kelancaran operasional dengan volume penumpang yang masif, Daop 2 Bandung telah melakukan berbagai langkah antisipatif, mulai dari penebalan jumlah petugas di lapangan, hingga optimalisasi pemeriksaan sarana dan prasarana secara berkala.

"Keberhasilan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 tidak terlepas dari dukungan seluruh pihak, termasuk pelanggan yang telah tertib dan mengikuti aturan. Hal ini sangat membantu menciptakan perjalanan yang aman," ucapnya.

Meski masa angkutan Lebaran telah berakhir, KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas stasiun.

Transformasi digital dan keandalan operasional, tambah Kuswardojo, tetap menjadi fokus utama guna menjawab kebutuhan transportasi publik yang ramah lingkungan dan bebas macet bagi masyarakat Jawa Barat.



Pewarta: Ricky Prayoga
Editor : Akbar Nugroho Gumay

COPYRIGHT © ANTARA 2026