"Memang pada bulan April itu bulan puasa, sehingga produktivitas menurun. Tapi mudah-mudahan ini hanya sesaat, musiman saja, ke depannya bisa lebih baik lagi, biasa lah ini fluktuatif," kata Marsudijono.
Baca juga: Bawang merah jadi penyumbang tertinggi inflasi Mei 2023
Menurutnya penurunan nilai ekspor itu, juga dipengaruhi oleh permintaan negara-negara pengimpor. Namun, kata dia, yang perlu diwaspadai adalah penurunan nilai ekspor itu cukup tinggi.
"Yang penting jangan berlanjut, mudah-mudahan bulan depan normal lagi. Kalau berlanjut ya berarti butuh langkah strategis," katanya lagi.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BPS Jawa Barat catat nilai ekspor pertanian meningkat di tahun 2023
