ANTARAJAWABARAT.com,11/7 - Ratusan warga Kampung Palnunjuk dan Datar, Desa Banjarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar), Senin, berunjuk rasa, menuntut janji PT Chevron Gheothermal terkait penyerapan tenaga kerja warga sekitar.
Koordinator Aksi, Usep dalam orasinya menyatakan kekecewaannya terhadap PT Chevron perusahaan gas bumi yang beroperasi di pegunungan Kecamatan Pasirwangi tidak menepati janji memperkerjakan warga Desa Banjarsari.
"Kami merasa diperlakukan tidak adil bahkan bisa dikatakan kami ditipu oleh janji-janji semu perusahaan," kata Usep.
Menurutnya warga Desa Banjarsari yang berdampingan dengan keberadaan PT Chevron dinilai tidak adil dalam menyerap tenaga kerja, berbeda dengan kecamatan lain seperti Pasirwangi, Samarang dan Sukaresmi.
Tiga kecamatan tersebut, menurut Usep diperhatikan oleh PT Chevron dalam pengembangan masyarakat sehingga dapat meningkatkan segi kesejahteraan hidup dengan mempekerjakan warga.
"Yang menjadi konsentrasi ajuan kami sekarang ialah ketenaga kerjaan, kami terpaksa turun ke jalan karena Chevron tidak menepati janji," tegas Usep dihadapan massanya.
Padahal Desa Banjarsari, dijelaskan Usep merupakan kawasan yang dilewati mobilisasi perusahaan, terkadang ketika sedang beroperasi alat berat yang biasa dilakukan tengah malam telah menganggu jam isitirahat warga.
Ia berharap PT Chevron yang sudah berdiri puluhan tahun itu bersikap adil terhadap warga Desa Banjarsari dalam memperhatikan kesejateraan rakyat dengan menerima warga untuk bekerja di PT Chevron.
Ketika warga Banjarsari mencoba melamar kerja ke PT Chevron untuk menuntut hak yang sama seperti tiga kecamatan lainnya, kata Usep justru warga Desa Banjarsari harus melalui preman dalam perekrutannya.
"Ketika ada warga kami yang melamar pekerjaan itu kenapa harus melalui preman dan harus menyediakan sejumlah uang, padahal kami itu mau kerja karena membutuhkan uang, kenapa harus diperas," tegasnya.
Dalam aksi tersebut, Usep berharap PT Chevron dapat memperhatikan nasib warga Desa Banjarsari yang mengharapkan pekerjaan untuk dapat meningkatkan ekonomi keluarga.
"Kami mohon keinginan mulya kami dalam memajukan daerah kami segera direspon oleh semua pihak demi menjaga keutuhan dan kekondusifan diwilayah kami," katanya.
Sementara itu aksi yang dilakukan di jalan utama menuju kawasan PT Chevron tersebut dilakukan dengan menghadang sejumlah kendaraan operasional karyawan PT Chevron.
Namun aksi tersebut tidak berlangsung ricuh setelah puluhan aparat kepolisian dari kesatuan Dalmas dibantu anggota dari tiga Polsek setempat diterjunkan untuk mengamankan pengunjukrasa.***3***
Feri P
