Bandung (ANTARA) - Banjir masih merendam wilayah Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, akibat luapan Sungai Citarum dan anak sungainya setelah hujan deras sejak Sabtu malam.

Camat Dayeuhkolot Asep Suryadi di Bandung, Senin, mengatakan jumlah warga terdampak mencapai 6.877 kepala keluarga atau 19.408 jiwa yang tersebar di sejumlah wilayah.

“Hingga kini masih merendam tetapi ketinggiannya berkurabg, Total terdampak ada 6.877 kepala keluarga atau 19.408 jiwa di beberapa wilayah,” katanya.

Baca juga: Cuaca Jawa Barat Hari Ini: Waspada Potensi Hujan Sangat Lebat!

Ia menyebutkan wilayah terdampak parah mencakup tiga desa dan satu kelurahan, termasuk Desa Dayeuhkolot dan Citeureup yang masih tergenang.

“Wilayah terdampak meliputi tiga desa dan satu kelurahan, di antaranya Dayeuhkolot dan Citeureup,” ujarnya.

Sejumlah warga terdampak telah mengungsi di empat titik, yakni di shelter belakang Kantor Desa Dayeuhkolot serta dua lokasi di Desa Citeureup, masing-masing di Masjid Annur dan Masjid Al Ikhlas.

“Pengungsi tersebar di empat titik, terpusat di shelter PMI kantor desa dan dua masjid di Citeureup,” kata Asep.

Asep mengatakan kebutuhan dasar seperti makanan siap saji, layanan kesehatan, serta perlengkapan darurat telah disiapkan guna menjamin keselamatan warga selama masa tanggap darurat.

Selain itu, penanganan jangka panjang juga dilakukan melalui koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk pengerukan sungai guna meningkatkan kapasitas aliran air.

Pemerintah daerah juga melakukan peninggian jembatan di sejumlah titik rawan banjir serta menerapkan pendekatan pentahelix dengan melibatkan berbagai pihak guna memperkuat mitigasi bencana ke depan.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung mencatat cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir berdampak pada sedikitnya sembilan kecamatan di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung, Beny Sonjaya, mengatakan selain banjir, angin kencang juga menyebabkan kerusakan bangunan di sejumlah wilayah.

“Sebagian besar kerusakan terjadi pada bagian atap rumah akibat diterjang angin atau tertimpa pohon tumbang,” kata Beny.

BPBD mencatat wilayah terdampak meliputi Dayeuhkolot, Bojongsoang, Baleendah, serta kecamatan lainnya di Kabupaten Bandung.



Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026