Cianjur (ANTARA) - Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menggelar shalat Idul Fitri lebih awal pada Jumat (20/3) digelar di 18 titik tersebar di wilayah Cianjur, salah satunya di lapangan sekolah Islam Kreatif Muhammadiyah.   

Ketua PDM Cianjur Saepul Ulum di Cianjur, Jumat, mengatakan perbedaan penetapan 1 Syawal antara Muhammadiyah dan pemerintah tidak menjadi persoalan, malah menjadi bagian dari keberagaman yang harus dijaga bersama.

Bahkan dalam khutbahnya Ketua PDM Cianjur, mengimbau warga Muhammadiyah yang menggelar shalat Ied mulai dari utara hingga selatan Cianjur agar tetap menjaga sikap toleransi khususnya terhadap masyarakat yang masih menjalankan ibadah puasa dengan tidak menggelar kegiatan yang berlebihan.

"Meskipun terdapat perbedaan waktu dengan pemerintah, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga sikap saling menghormati, di  Cianjur ini kita ingin merawat kebersamaan, saling menghargai dan menghormati,” katanya.

Dia menjelaskan nilai utama dari Ramadhan adalah membentuk pribadi yang bertakwa, tidak hanya pada pencipta termasuk pada sesama manusia, meskipun Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal lebih awal, namun dalam pelaksanaannya tetap menjaga etika sosial di tengah masyarakat.

Tutur dia, merawat kebersamaan sangat penting karena harmonisasi terjaga dengan saling menghargai dan menghormati, sehingga pihaknya merasa bahagia dengan adanya perbedaan karena dapat merawat kebersamaan dengan baik.

"Mayoritas pelaksanaan salat Ied dilakukan di lapangan terbuka mulai dari Kecamatan Cipanas hingga selatan Cianjur, namun kami sudah menyiapkan alternatif lokasi di dalam masjid apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan," katanya.

Bahkan pihaknya mengapresiasi pengamanan yang dilakukan petugas gabungan Polres Cianjur dalam pelaksanaan shalat Ied di Cianjur dapat berjalan aman, lancar, tanpa ada gangguan termasuk arus lalulintas di titik pelaksanaan shalat Ied.

“Kami mengucapkan terimakasih pada pemerintah khususnya Kapolres Cianjur yang telah memberikan pengamanan di beberapa titik, termasuk di Islam Kreatif Cianjur,” katanya. 

Pantauan Antara, pelaksanaan shalat Ied di lapangan terbuka yang digelar di 18 titik di Cianjur mulai dari utara hingga selatan Cianjur, berjalan dengan khidmat di bawah pengawalan aparat gabungan Polres Cianjur.

Bahkan di lapangan Sekolah Islam Kreatif Muhammadiyah yang diikuti sekitar 3.000 jamaah sempat hadir Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi, dimana dalam kesempatan tersebut sejumlah anak-anak mendapat bingkisan lebaran unsur pimpinan Polres Cianjur.   



Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026