Jakarta (ANTARA) - Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji mengonfirmasi bahwa timnas Indonesia secara resmi akan melawan negara Saint Kitts dan Nevis di FIFA Series 2026 yang digelar di Indonesia pada 23-31 Maret.
Saat dihubungi ANTARA, Rabu, Sumardji mengungkapkan bahwa negara dari Amerika Utara peringkat 154 dunia itu akan menjadi lawan Indonesia pada babak semifinal 1 FIFA Series 2026 pada 27 Maret, tepatnya pukul 20.00 WIB.
Sebelum Indonesia, kata Sumardji, akan ada semifinal 2 yang mempertemukan Bulgaria menghadapi Kepulauan Solomon pada pukul 15.30 WIB.
Nantinya, pemenang laga semifinal ini akan berlaga di babak final yang digelar pada 30 Maret pukul 20.00 WIB. Tim yang kalah akan memainkan laga perebutan tempat ketiga pada hari yang sama pukul 15.30 WIB.
"Semifinal 1: Indonesia vs St Kitts Nevis - 27 Maret 2026, 8pm. Semifinal 2: Bulgaria vs Solomon Island 3.30pm," tulis Sumardji.
"3rd place - 30 Maret 2026, 3.30pm. Final - 30 Maret 2026, 8pm," tambah dia.
Sumardji tak menyebut stadion yang akan digunakan untuk menggelar FIFA Series 2026. Namun, PSSI pada 19 Januari melalui laman resmi mereka menulis ajang dua tahunan ini rencananya digelar di Jakarta.
"Menghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,” kata Erick waktu itu.
Adapun, laga melawan Saint Kitts dan Nevis di FIFA Series 2026 akan menjadi laga pertama pencinta sepak bola Indonesia melihat tim kesayangannya bermain di bawah asuhan pelatih baru John Herdman yang diperkenalkan pada bulan lalu.
Berikut jadwal lengkap FIFA Series 2026 di Indonesia:
Jumat (27/3)
Bulgaria vs Kepulauan Solomon (15.30 WIB)
Indonesia vs Saint Kitts dan Nevis (20.00 WIB)
Senin (30/3)
Perebutan tempat ketiga (15.30 WIB)
Final (20.00 WIB)
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Resmi, timnas Indonesia hadapi Saint Kitts dan Nevis pada 27 Maret
