Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan penebaran 5,2 juta benih tanaman melalui metode aeroseeding menggunakan pesawat CASA C-212 milik TNI Angkatan Udara. 

Bupati Bandung Dadang Supriatna di Bandung, Sabtu, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemulihan lingkungan dan pencegahan bencana pascaterjadinya tanah longsor di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung, salah satunya di Kecamatan Arjasari. 

“Penebaran benih tanaman ini kami laksanakan bersama Forkopimda Kabupaten Bandung, DPRD Kabupaten Bandung, TNI, Polri, dan Kejaksaan sebagai bentuk kolaborasi menjaga lingkungan,” katanya. 

Dirinya menjelaskan sebanyak 5,2 juta biji-bijian dengan total berat hampir delapan ton disiapkan untuk ditebar di wilayah Kabupaten Bandung dan daerah perbatasan yang sulit dijangkau melalui akses darat, seperti perbatasan Kabupaten Garut, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Bandung Barat.

Menurutnya, kegiatan penebaran benih tanaman tersebut tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), melainkan bersumber dari dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) serta kolaborasi forum pentahelix

“Kegiatan ini didukung oleh berbagai pihak melalui CSR, di antaranya PDAM, BJB, BPR, ABT, dan sejumlah perusahaan di Kabupaten Bandung. Ini murni untuk kepentingan masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.

Dadang berharap penebaran benih tanaman tersebut dapat membantu memperkuat vegetasi, menahan erosi, serta mengurangi potensi bencana tanah longsor di wilayah rawan.

Sementara itu, Komandan Lanud Sulaiman Marsma TNI Eko Sujatmiko mengatakan operasi aeroseeding tersebut merupakan wujud dukungan TNI Angkatan Udara terhadap program penghijauan dan pengurangan risiko bencana.

“Kami melaksanakan penyebaran benih tanaman keras dan tanaman buah-buahan di area-area yang sebelumnya telah disurvei dan dinilai rawan longsor,” katanya.

Ia menyebutkan pesawat CASA C-212 dari Skadron Udara 4 Lanud Abdulrachman Saleh Malang digunakan karena mampu menjangkau wilayah yang sulit diakses kendaraan maupun personel darat.

Adapun sasaran penebaran benih tanaman meliputi Desa Wargaluyu Kecamatan Arjasari seluas 123 hektare, Desa Tarumajaya Kecamatan Kertasari seluas 137 hektare, serta Desa Girimulya Kecamatan Pacet seluas 478 hektare, termasuk sejumlah lahan kritis lainnya.

 



Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026