Kuningan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, mulai menyalurkan bantuan bibit kelapa genjah dan pupuk organik kepada petani sebagai langkah alih dari tanaman kelapa sawit menuju komoditas yang lebih ramah lingkungan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan Wahyu Hidayah di Kuningan, Minggu, mengatakan program tersebut merupakan kebijakan strategis daerah untuk menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus memperkuat ekonomi petani.

Menurut dia, kelapa genjah didorong sebagai komoditas unggulan baru yang dinilai sesuai dengan karakter wilayah Kabupaten Kuningan yang berbasis pertanian pangan dan konservasi.

“Kelapa genjah kami dorong sebagai alternatif alih komoditas dari kelapa sawit karena memiliki nilai ekonomi yang baik dan berkelanjutan,” katanya.

Ia menjelaskan, penyaluran bantuan tersebut juga menjadi solusi bagi masyarakat yang sebelumnya menanam kelapa sawit tanpa dasar perizinan usaha perkebunan yang sah.

Bantuan bibit kelapa genjah, kata dia, disalurkan langsung kepada kelompok tani penerima manfaat sebagai modal awal pengembangan usaha tani jangka menengah dan panjang.

Secara keseluruhan, Diskatan Kabupaten Kuningan telah menyalurkan bantuan sebanyak 38.500 bibit kelapa genjah dan 115.500 kilogram pupuk organik ke berbagai wilayah.

Ia menuturkan dari sisi usaha tani, kelapa genjah memiliki keunggulan berupa masa berbuah relatif cepat, mulai usia tiga hingga empat tahun, dengan produksi stabil sepanjang tahun.

“Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pengembangan lahan perkebunan seluas sekitar 350 hektare yang diarahkan pada komoditas bernilai ekonomi tinggi dan ramah lingkungan,” katanya.



Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Yuniardi Ferdinan

COPYRIGHT © ANTARA 2026