Garut (ANTARA) - Kepolisian Resor Garut beberapa kali memberlakukan sistem satu atau buka tutup jalur untuk mengurai kepadatan arus kendaraan yang saat ini mulai terjadi peningkatan menjelang libur Natal di ruas jalan utama Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut Iptu Aang Andi Suhandi mengatakan, menjelang libur Natal arus kendaraan dari arah barat atau Bandung menuju timur sudah terpantau ramai, sehingga beberapa kali dilakukan sistem satu arah untuk menguras arus kendaraan.
"Arus lalu lintas sudah terlihat meriah, sehingga dilaksanakan upaya tutup buka," kata Aang.
Ia menuturkan Polres Garut sudah menerjunkan sejumlah personel gabungan yang tidak hanya dari Satuan Lalu Lintas, tapi juga dari satuan lainnya, dan dari TNI, juga instansi pemerintah daerah.
Wilayah Garut, kata dia, terdapat beberapa titik rawan kemacetan seperti di jalan nasional yakni Limbangan, Lewo, dan Malangbong yang terdapat aktivitas pasar, terutama pagi.
"Tadi pagi untuk aktivitas Pasar Lewo dari pukul 05.00 kita sudah jagain di pasar, melaksanakan upaya tutup-buka dua kali di Lewo, terus lagi di Limbangan dua kali," katanya.
Ia menyampaikan selain di jalur nasional juga dilakukan sistem buka tutup di jalur titik rawan kemacetan di jalur provinsi yakni lintas Kadungora-Leles-Tarogong-Garut Kota.
Upaya mengurai kepadatan arus kendaraan itu, kata dia, dilakukan dalam waktu tertentu terutama saat laju kendaraan terdapat hambatan maka akan dilakukan penarikan dengan prioritas dari arah Bandung menuju Garut.
"Betul, prioritas dari barat ke timur yang didominasi kendaraan," katanya.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap hati-hati saat berkendara dan sabar ketika sedang diberlakukan rekayasa maupun penerapan satu arah karena untuk kelancaran bersama.
"Mengimbau masyarakat selalu mematuhi arahan petugas, menjaga keselamatan berkendara, serta memanfaatkan informasi lalu lintas untuk kelancaran dan keselamatan," katanya.
