Garut (ANTARA) - Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Aten Munajat menyatakan terus intens mengecek langsung ke lapangan, untuk mengetahui berbagai persoalan pelayanan kesehatan masyarakat tingkat puskesmas maupun rumah sakit.
"Komisi V membidangi kesehatan, kami selama ini bersama Dinas Kesehatan meninjau beberapa tempat fasilitas kesehatan, menerima, menampung berbagai persoalan," kata Aten di Garut, Rabu.
Ia menuturkan pengawasan langsung ke lapangan merupakan langkah yang penting sebagai wakil rakyat untuk mengetahui apa saja kendala, maupun kekurangan dalam pelayanan kesehatan.
Pengecekan tersebut, kata dia, dilakukan oleh setiap jajaran Komisi V sesuai dengan daerah pemilihannya masing-masing untuk selanjutnya menjadi bahan materi yang akan dibahas dalam agenda rapat di DPRD Jabar.
Hasil pengawasan Aten di daerah pemilihannya Kabupaten Garut terdapat catatan persoalan yang harus segera diselesaikan pemerintah provinsi maupun kabupaten.
"Seperti ke puskesmas itu menanyakan perihal pelayanannya bagaimana, terus fasilitas-fasilitasnya juga ditanyakan barangkali apa yang kurang, dan kalau memang lebih agar dipertahankan," katanya.
Ia menyebutkan hasil peninjauan langsung dengan jajaran Dinkes Provinsi Jabar ke Puskesmas Karangpawitan, Garut menemukan persoalan terkait ruang rawat inap yang butuh tambahan ruang atau perluasan.
Puskesmas tersebut, kata dia, selama ini tidak hanya melayani masyarakat Karangpawitan, tapi juga warga luar kecamatan lain, sehingga membutuhkan ruang pelayanan yang lebih memadai.
"Kalau untuk perangkatnya sudah, lumayan lah, tapi yang jelas ruangan-ruangan buat rawat inapnya yang kurang, kalau peralatan dan sebagainya sudah ada, petugasnya sudah," katanya.
Menurut dia hasil peninjauan puskesmas tersebut menjadi salah satu contoh yang kemungkinan di puskesmas lain terutama di daerah pelosok Garut terdapat kasusnya sama atau ada persoalan lain.
Segala persoalan fasilitas kesehatan di Garut maupun daerah lainnya, kata dia, dipastikan akan menjadi materi untuk diusahakan segera diselesaikan oleh Pemerintah Provinsi Jabar dalam memberikan pelayanan kesehatan maksimal kepada masyarakat.
"Ya, mudah-mudahan, kita usahakan, ini sebagai sampel saja, mungkin bisa saja di daerah lain juga sama," katanya.
