Cianjur (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menggencarkan sosialisasi terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi masyarakat di seluruh wilayah Cianjur guna menekan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang meningkat selama cuaca ekstrem.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Cianjur Javed Sumawe Matapung di Cianjur Senin, mengatakan peningkatan terpantau melalui aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) yang diperbarui setiap minggu.
"Berdasarkan laporan SKDR jumlah kasus ISPA yang masuk dalam lima pekan terakhir menyentuh 6.798 kasus dari 47 puskesmas di 32 kecamatan yang ada di Cianjur," katanya.
Dia menjelaskan kondisi cuaca yang tidak menentu seperti saat ini, menyebabkan terjadinya peningkatan kasus penyakit saluran pernapasan terutama ISPA, serta diare yang menimpa masyarakat di sebagian besar wilayah Cianjur terutama yang mendapat pengobatan di puskesmas.
Meski terjadi peningkatan kasus ungkap dia, situasinya masih terkendali karena secara epidemiologis belum dapat dikatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) karena peningkatannya masih dalam batas toleransi dan masih dapat ditangani puskesmas.
"Kami meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan PHBS karena selama cuaca ekstrem yang terjadi membuat masyarakat lebih rentan terhadap penularan penyakit termasuk ISPA," katanya.
