Cianjur (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat, mendukung Pemerintah Kabupaten Cianjur tetap fokus meningkatkan hasil pertanian, terutama padi dengan memperhatikan saluran irigasi sebagai sarana pendukung utama agar hasil produksi terus meningkat.
Anggota DPRD Provinsi Jabar RK Dadan Surya Negara di Cianjur Rabu, mengatakan selama ini Kabupaten Cianjur dikenal sebagai salah satu lumbung padi di Jabar dengan beras Pandan Wangi yang terkenal hingga mancanegara.
"Namun kondisi di lapangan banyak dikeluhkan petani terutama di wilayah utara Cianjur terkait saluran irigasi yang tidak berfungsi dengan baik, sehingga kami meminta Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jabar serta dinas terkait lainnya untuk membantu mencarikan solusi," katanya.
Saat melakukan kunjungan ke tengah masyarakat di sejumlah wilayah di Cianjur termasuk di Kecamatan Karangtengah, Haurwangi, Sukaluyu, dan Ciranjang, pihaknya menemukan banyak saluran irigasi sebagai penunjang utama pertanian tidak berfungsi dengan baik karena terjadi pendangkalan bahkan ambrol.
Pendampingan dari pemerintah daerah sangat dibutuhkan, termasuk koordinasi lintas sektor dari kabupaten ke provinsi hingga pusat agar saluran irigasi yang tidak berfungsi dengan baik atau rusak dapat segera diperbaiki agar hasil produksi pertanian terus meningkat.
"Kami akan terus berupaya membatu pemerintah daerah fokus meningkatkan produksi pertanian di Cianjur, termasuk melakukan koordinasi dengan dinas terkait di Provinsi Jabar, sehingga petani tidak lagi kesulitan dalam pengairan," katanya.
Pasalnya tambah dia, sangat ironis di Cianjur masih terdapat 24 desa rentan rawan pangan meski terletak di kecamatan yang dikenal penghasil padi, sehingga berbagai bantuan disalurkan guna meringankan beban warga dari Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) Jabar.
