Cianjur (ANTARA) - Petugas gabungan Polairud Polres Cianjur, Jawa Barat, melakukan pencarian seorang nelayan asal Sukabumi yang dilaporkan hilang setelah perahu yang tumpangi-nya mengalami kecelakaan di Pantai Suliwa, Desa Sukapura, Kecamatan Cidaun, Selasa.
Kasat Polairud Polres Cianjur AKP Asep Macmud di Cianjur, Selasa, mengatakan kecelakaan laut pertama kali ketahui sejumlah warga pantai selatan yang menemukan perahu nelayan terdampar di sekitar Muara Ciujung.
Saat ditemukan tidak terdapat anak buah kapal atau pemilik perahu, sehingga warga melaporkan hal tersebut ke Polsek Cidaun, petugas terdiri dari Polsek Cidaun, Satpolairud Polres Cianjur dan Babin Potmar TNI AL langsung mendatangi lokasi kejadian.
"Petugas meminta keterangan saksi dan mengevakuasi perahu Doa Ibu 82 yang diketahui ditumpangi Ujang Agung (42) asal Kampung Pelita Pesawahan, Desa Pelabuhan Ratu, Kecamatan Pelabuhan Ratu, Sukabumi," katanya.
Keterangan saksi perahu tersebut sempat terombang ambing di tengah lautan hingga akhirnya terdampar di kawasan Muara Ciujung, sehingga petugas gabungan melakukan pencarian terhadap pemilik atau penumpang perahu yang diduga terbawa gelombang.
Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan radius yang diperluas hingga ke tengah laut dengan harapan dapat segera menemukan pemilik atau penumpang perahu, termasuk melakukan penyisiran tepi pantai dibantu masyarakat dan nelayan setempat.
"Tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian terhadap korban yang diduga hilang akibat tenggelam usai mengalami kecelakaan laut," katanya.
Pihaknya berkoordinasi dengan nelayan yang sedang melaut guna membantu pencarian terhadap korban yang diduga terbawa gelombang ke tengah laut, serta mengupayakan pencarian cepat menggunakan tiga perahu karet di sepanjang pantai Cidaun.
"Tim SAR gabungan akan terus berupaya menemukan tubuh nelayan yang hilang dibantu nelayan setempat guna melakukan pemantauan dan segera melaporkan ketika melihat tanda keberadaan korban," katanya.
