Jakarta (ANTARA) - Persatuan sepak bola seluruh Indonesia (PSSI) akan memutuskan pelatih baru untuk timnas Indonesia sebelum agenda FIFA Match Day (FMD) bulan Maret 2026.
Hal ini dikatakan oleh anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga saat hadir pada turnamen mini soccer antar media bertajuk "Media Cup 2025" hari pertama di Pendekar Goozone Mini Socces Cibis, Jakarta Selatan, Selasa.
"FMD berikutnya kan Maret. Karena kalau sekarang kan udah FMD-nya (bulan November) dipakai oleh tim U-22 SEA Games. Berarti kebutuhan kita nanti di Maret. Kita cari dulu. Kan kita seperti kata Pak Ketum PSSI kemarin, ada problem di satu, kita harus memperbaiki dulu citra kita di luar, karena banyak yang bully terhadap mantan-mantan pelatih, maka kita tunggu," kata Arya.
FMD terdekat setelah bulan November nanti adalah pada Maret 2026, tepatnya pada 23-31 Maret. Pada periode itu, setiap negara mempunyai kesempatan untuk melakoni dua pertandingan.
Arya kemudian mengatakan, bahwa pemilihan pelatih baru sebelum FMD bulan Maret 2026, adalah karena menunggu momen yang tepat.
Hal ini dikarenakan, kata dia, kondisi sepak bola Indonesia saat ini sedang panas setelah kegagalan menembus Piala Dunia 2026. Indonesia gugur di babak kualifikasi putaran keempat karena menelan dua kekalahan dari Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1).
Imbas kegagalan itu, PSSI memutuskan berpisah dengan pelatih kepala Patrick Kluivert. Tak hanya dengan Kluivert, mereka juga memutus kerja sama dengan tim kepelatihan asal Belanda untuk tim nasional yang dihuni oleh Alex Pastoor, Denny Landzaat, hingga Gerald Vanenburg.
"Kan ada istilah tuh, kalau mau memilih sesuatu jangan lagi bahagia-bahagianya jangan juga lagi sebel-sebelnya atau lagi sedih-sedihnya. Jadi memilihnya pada saat lagi tenang jadi ada waktu untuk memilih," kata dia menambahkan.
