Serang (ANTARA) - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi memberlakukan kebijakan tarif tunggal (single tarif) untuk lintas penyeberangan Merak–Bakauheni selama periode Mudik Lebaran 2026.
Kebijakan ini menyamakan harga layanan eksekutif dengan reguler mulai 13 Maret 2026 guna mengurai kemacetan dan meringankan beban biaya masyarakat
"Kebijakan ini berlaku untuk golongan pejalan kaki dan kendaraan penumpang guna mendukung kelancaran distribusi trafik," kata Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, di Serang, Sabtu.
Di Pelabuhan Merak, skema ini dimulai pada 13 Maret pukul 12.00 WIB hingga 20 Maret 2026 pukul 15.00 WIB. Sementara dari Pelabuhan Bakauheni, berlaku pada 23 Maret pukul 00.00 WIB hingga 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.
Ia menjelaskan bahwa penempatan kapal dan dermaga selama periode tersebut akan disesuaikan sepenuhnya dengan pengaturan trafik operasional. Pengguna jasa tidak lagi memilih layanan berdasarkan preferensi reguler atau ekspres, melainkan mengikuti jadwal yang ditetapkan demi menjaga kelancaran arus.
“Kebijakan single tarif dan stimulus diskon ini bertujuan memastikan mudik Lebaran 2026 lebih tertib, terjangkau, dan lancar. Ini adalah langkah kolaboratif untuk meringankan beban masyarakat,” ujar Heru.
Jadwal Berlaku Tarif Tunggal
Sejalan dengan kebijakan tersebut, ASDP juga memberikan klarifikasi resmi mengenai isu habisnya tiket penyeberangan untuk periode 18-31 Maret 2026. Manajemen menegaskan bahwa informasi tersebut adalah tidak benar atau hoaks.
Berdasarkan data sistem terbaru, ketersediaan kuota tiket untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026 masih mencapai 99,9 persen, atau setara dengan 2,42 juta tiket untuk penumpang dan kendaraan. Masyarakat diimbau untuk segera melakukan reservasi secara mandiri melalui aplikasi dan situs resmi Ferizy.
“Kami mengimbau pengguna jasa untuk memiliki tiket sebelum tiba di pelabuhan. Saat ini kapasitas masih sangat mencukupi dan terukur melalui sistem digital kami,” tambahnya.
Melalui penerapan tarif tunggal dan penguatan sistem layanan, ASDP optimistis perjalanan mudik di lintasan tersibuk tersebut akan berlangsung lebih adil dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Tarif eksekutif Merak-Bakauheni disamakan reguler saat mudik 2026
