Moskow (ANTARA) - Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menolak memberikan daftar target militer AS di Iran kepada RIA Novosti, dan mengungkapkan kemungkinan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN/NPP) Bushehr, yang sedang dibangun dengan partisipasi perusahaan Rosatom, Rusia, termasuk di dalamnya.
"Kami masih belum dapat memberikan informasi apa pun terkait hal itu," kata layanan pers CENTCOM menanggapi pertanyaan tentang target serangan tersebut.
Pada Sabtu (28/2) pagi, Presiden AS Donald Trump mengumumkan dimulainya operasi militer skala besar terhadap Iran.
Saat ini, Iran hanya memiliki satu PLTN yang beroperasi dan terletak di Bushehr, yang tengah dibangun dengan bantuan Rusia.
Unit pertama PLTN tersebut, yang diselesaikan dengan partisipasi Rusia, terhubung ke jaringan listrik nasional Iran pada September 2011.
Fase kedua pembangkit listrik tersebut, yang akan mencakup dua unit pembangkit, saat ini sedang dalam proses pembangunan.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: CENTCOM tolak ungkap NPP Bushehr termasuk target serangan AS di Iran
