Jaga langit Manggarai Barat, tim gabungan lepas ratusan burung kicau endemik di Hutan Nggorang
- 9 Mei 2026 18:17
Petugas tim gabungan melepasliarkan burung kicau dan burung endemik Flores di kawasan Hutan Lindung Nggorang Bowosie Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Sabtu (9/5/2026). Pelepasliaran 800 ekor burung kicau jenis pleci (Zosterops), 34 ekor burung kancilan Flores (Pachycephala nudigula) dan 56 ekor burung decu belang (Saxicola caprata) yang merupakan hasil sitaan kasus penyelundupan itu bertujuan menjaga keletarian satwa-satwa tersebut di alam. ANTARA FOTO/Gecio Viana/agr
Sejumlah burung pleci (zosterops) berada di dalam sangkar sebelum dilepasliarkan oleh tim gabungan di kawasan Hutan Lindung Nggorang Bowosie Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Sabtu (9/5/2026). Pelepasliaran 800 ekor burung kicau jenis pleci (Zosterops), 34 ekor burung kancilan Flores (Pachycephala nudigula) dan 56 ekor burung decu belang (Saxicola caprata) yang merupakan hasil sitaan kasus penyelundupan itu bertujuan menjaga keletarian satwa-satwa tersebut di alam. ANTARA FOTO/Gecio Viana/agr
Seekor burung pleci (zosterops) hinggap di dahan pohon usai dilepasliarkan oleh tim gabungan di kawasan Hutan Lindung Nggorang Bowosie Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Sabtu (9/5/2026). Pelepasliaran 800 ekor burung kicau jenis pleci (Zosterops), 34 ekor burung kancilan Flores (Pachycephala nudigula) dan 56 ekor burung decu belang (Saxicola caprata) yang merupakan hasil sitaan kasus penyelundupan itu bertujuan menjaga keletarian satwa-satwa tersebut di alam. ANTARA FOTO/Gecio Viana/agr