Bandung (ANTARA) - Komisi I DPRD Jawa Barat mengusulkan kepada pemerintah provinsi agar melakukan optimalisasi lahan yang merupakan asetnya untuk dibangun sekolah baru, guna meningkatkan akses pendidikan di perbatasan Kabupaten Sukabumi dan Bogor.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat Taufik Hidayat di Bandung, Kamis, mengungkapkan salah satu aset Pemprov Jabar yang bisa dioptimalkan itu adalah lahan seluas setengah hektare di Jalan Raya Siliwangi, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi yang bisa dimanfaatkan untuk membangun SMA negeri baru.
Lahan tersebut, lanjut Taufik, sebelumnya dipersiapkan untuk pembangunan jembatan timbang oleh Dinas Perhubungan Jawa Barat, namun kini tidak lagi digunakan setelah kewenangan pengelolaannya beralih ke pemerintah pusat.
"Komisi I meninjau langsung aset milik Pemerintah Provinsi Jabar yang sudah lama tidak dimanfaatkan beberapa hari lalu. Lokasi ini sangat strategis. Karenanya kami menyarankan agar lahan tersebut digunakan untuk pembangunan sekolah baru, agar dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat," kata Taufik.
Di lokasi lainnya, anggota Komisi I DPRD Jawa Barat Muhamad Sidkon Djampi mengungkapkan, lahan yang dimaksud memang dinilai sangat potensial untuk dijadikan lokasi SMA negeri.
Pasalnya, saat ini akses menuju SMA negeri di sekitar wilayah ini cukup jauh, sehingga banyak warga yang mengalami kesulitan akibat sistem zonasi yang diterapkan.
"Kami mengusulkan agar lahan ini dijadikan lokasi SMA Negeri Cicurug, tentunya dengan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat," kata Sidkon.
Usulan hasil dari kunjungan itu disebut jadi bagian dari komitmen Komisi I DPRD Jawa Barat dalam memastikan pengelolaan aset daerah berjalan efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam upaya meningkatkan akses dan pemerataan pendidikan di wilayah Jawa Barat bagian selatan.
Sementara itu, dalam sebuah keterangan, Kepala Desa Benda, Hamdan, menyampaikan apresiasi atas tinjauan Komisi I DPRD Jawa Barat dan mendukung penuh rencana pengusulan untuk pemanfaatan aset lahan guna pembangunan SMA negeri tersebut.
"Lahan milik Pemprov Jabar di Desa Benda memang belum termanfaatkan secara maksimal. Kami dari pihak desa sangat setuju jika lahan ini nantinya digunakan untuk pembangunan sekolah negeri, karena masyarakat kami sangat membutuhkan SMA yang lebih dekat dan terjangkau," tutur Hamdan.
